Terungkap Alasan Bocah SD Kramat Jati Bakar Jemuran Tetangganya, Halusinasi Pelaku Membawa Bencana

Akibat pemabakaran yang dilakukan si bocah, warga setempat sempat ingin melaporkannya ke pihak kepolisian.

Editor: khairunnisa
Kolase Tribunnews/TribunJakarta
Kolase foto api dan Jemuran rumah warga RW 11 yang diduga dibakar seorang bocah kelas IV SD, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (22/9/2022) 

Beruntung api berhasil dipadamkan warga sebelum membesar, sehingga hanya bagian pintu rumah dan atap rumah yang terdampak amuk si jago merah.

"Warga takutnya kalau sampai kebakaran. Karena di sini kan permukiman padat penduduk ya, gang sempit. Kalau kebakaran mobil Damkar tidak bisa masuk ke sini," ujarnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (TRIBUNSUMSEL.COM/RETNO WIRAWIJAYA)

Trisno menuturkan warga baru mengetahui bahwa pelaku diduga merupakan seorang anak berusia sekitar 10 tahun setelah mengecek rekaman CCTV.

Namun berdasar rekaman CCTV tidak tersorot ketika jemuran warga disulut api, hanya ketika bocah kelas IV SD tersebut berlari setelah apa membesar.

"Jadi memang di CCTV tidak ada pas dia membakar. Cuman kita cek satu jam sebelum kejadian dan sesudah itu hanya anak itu yang lewat di lokasi. Makannya diduga dia," tuturnya.

Trisno mengatakan pada Selasa (20/9/2022) malam pengurus lingkungan RW 11 sudah menemui orang tua korban dan anak tersebut untuk memastikan kejadian.

Berdasar hasil mediasi, diduga bocah tersebut mengalami halusinasi karena melihat makhluk yang tidak kasatmata ketika kejadian.

"Karena kondisinya seperti itu dan masih anak akhirnya ya sudah, kasus diselesaikan secara kekeluargaan. Kita minta yang penting anak itu diawasi saja agar jangan sampai kejadian lagi," lanjut Trisno.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Bocah SD di Kramat Jati Alami Halusinasi, Lihat Jemuran Bak Makhluk Tak Kasat Mata Lalu Membakarnya

Sumber: Tribun Jakarta
  • Baca Juga
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved