Benarkah Markas Judi Online Lokasinya Tak Jauh dari Mabes Polri ? Ini Penjelasan Polisi

Untuk diketahui, isu soal markas judi online lokasinya tak jauh dari Mabes Polri itu pertama kali dihembuskan Indonesia Police Watch (IPW).

Editor: khairunnisa
Warta Kota
Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo mengurai tanggapan Polri atas isu markas judi online lokasinya tak jauh dari Mabes Polri 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya polisi angkat bicara terkait isu soal lokasi markas judi online.

Kabar soal markas judi online lokasinya tak jauh dari Mabes Polri itu pertama kali dihembuskan Indonesia Police Watch ( IPW).

Markasnya disebut hanya berjarak 200 meter dari Mabes Polri.

Menanggapi hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan pihaknya masih belum menerima informasi tersebut.

Menurutnya, penyidik bekerja berdasarkan fakta hukum.

"Timsus belum ada info tersebut. Inget ya timsus bekerja sesuai dengan fakta-fakta," kata Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (24/9/2022).

Baca juga: Berhubungan Baik dengan Mafia Judi, Brigjen Hendra Kurniawan Disorot Eks Penasihat Kapolri

Namun demikian, Irjen Dedi Prasetyo menuturkan bahwa pihaknya tak masalah soal temuan IPW tersebut. Dia bilang, informasi itu bakal diterima oleh timsus Polri.

"Sudah saya tanyakan ke timsus, ingat timsus bekerja berdasarkan fakta hukum. Ya kalau hanya dugaan-dugaan dari orang luar ya gapapa kita dengerin," pungkas Irjen Dedi Prasetyo.

Diberitakan sebelumnya, IPW mengungkap ada markas judi online yang bertetangga dengan Mabes Polri. Jarak markas judi dengan Mabes Polri hanya sekitar 200 meter.

Kabar konsorsium 303 merebak ketika Ferdy Sambo ditangkap terkait kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Hutabarat.

Ketua IPW (Indonesia Police Watch) Sugeng Teguh Santoso turut menyinggung mantan Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan yang meminjam jet pribadi milik bos judi online berinisial RBT alias Bong.

Ferdy Sambo (kiri) dan Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang diduga menjadi sosok yang melarang pihak keluarga untuk membuka peti jenazah Brigadir J.
Ferdy Sambo (kiri) dan Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Pol Hendra Kurniawan yang diduga menjadi sosok yang melarang pihak keluarga untuk membuka peti jenazah Brigadir J. (Tribun Sumsel)

Jet pribadi itu dipinjam Brigjen Hendra Kurniawan untuk mengunjungi keluarga Brigadir Yosua (Brigadir J) di Sungai Bahar, Muaro Jambi pada 11 Juli 2022 atau beberapa jam setelah pemakaman mantan ajudan Ferdy Sambo.

Brigjen Hendra Kurniawan datang bersama sejumlah anggota Polri lainnya, termasuk yang dia bawa dari Jakarta, masuk ke rumah duka sekitar pukul 19.00 WIB.

Hasil temuan IPW, jet pribadi yang dinaiki oleh Brigjen Hendra Kurniawan dan rekan-rekannya itu diduga disediakan oleh mafia judi online.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved