Bima Arya Sediakan Fasilitas Sepeda Listrik, Komunitas Sepeda Tua Minta Jalur Pedestriannya Ditambah

Bahkan di beberapa titik seperti Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista), jalur sepeda berada di jalur kendaraan bermotor.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Sepeda Listrik Pemkot Bogor yang tersedia untuk umum di Pintu 3 Kebun Raya Bogor (24/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor baru saja memulai babak baru mendorong penggunaan kendaraan listrik di Wilayah Kota Bogor.

Trobosan dari Pemkot Bogor ini nampaknya mendapat respon positif dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Kota Bogor.

Meski begitu, keberadaan sepeda listrik ini juga diharapkan diimbangi dengan pedestrian yang ditambah.

Sebab, di Kota Bogor sendiri jalur pedestriannya hanya ada di beberapa titik saja.

Bahkan di beberapa titik seperti Jalan Oto Iskandar Dinata (Otista), jalur sepeda berada di jalur kendaraan bermotor.

Ketua Kosti Kota Bogor, A Iwan Mokhamad Ridwan mengatakan, Pemkot Bogor sudah menunjukkan langkah kemajuan dalam penataan transportasi kota.

"Salah satu ciri kota modern adalah seberapa mampu mereka bisa mengurangi emisi gas buang, selayaknya sepeda teknologi motor listrik adalah yang ramah buat lingkungan, saya sebagai ketua komunitas sepeda tua Kota Bogor sangat mendukung program ini, salut," ujarnya saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Sabtu (24/9/2022).

Dengan berjalannya tahap awal ini, pria penghobi barang antik ini mengatakan, Pemkot Bogor dirasa perlu untuk terus menambah jalur pedestrian agar lebih mudah dijangkau oleh para pejalan kaki maupun pesepeda.

"Sekarang baru Kebun Raya saja dan beberapa jalan protokol, semoga makin panjang dan jauh bisa menjangkau para pengguna sepeda di pemukiman," katanya.

A Iwan Mokhamad Ridwan menambahkan, selain kesadaran masyarakat, perlu ada sosialisasi dari Pemkot Bogor melibatkan komunitas dan pihak-pihak terkait untuk menjaga jalur sepeda maupun pedestrian dari tidak tertibnya lalu lintas.

"Harapannya jalur sepeda yg ada harus dijaga, dari penggunaan lain seperti pedagang, tempat parkir mobil dan diserobot sepeda motor ini sangat tidak disiplin," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved