Blak-blakan Luhut Akui Harus Kubur Mimpi Jadi Presiden : Kalau Kau Bukan Orang Jawa Harus Tahu Diri

Di depan Rocky Gerung, Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan blak-blakan bahwa dirinya harus mengubur impian menjadi Presiden.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: khairunnisa
Youtube RGTV Channel ID
Di depan Rocky Gerung, Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan blak-blakan bahwa dirinya harus mengubur impian menjadi Presiden. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan blak-blakan bahwa dirinya harus mengubur impian menjadi Presiden.

Hal itu bukan tanpa sebab, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku dirinya sadar diri sebagai orang minoritas.

Menurut dia, kesempatan untuk menjadi Presiden saat ini hanya dimiliki oleh orang Jawa.

Hal itu pun dibenarkan oleh Rocky Gerung yang menyebut hal itu sebagai fakta antropolgi yang terjadi saat ini.

Keduanya berbincang santai tentang banyak hal, termasuk soal Pilpres 2024 di kanal Youtube RGTV channel ID.

Di antara perbincangannya itu, Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan untuk tidak main cakar-cakaran.

“Rock, sebagai teman nih ya aku bilang. Percayalah sama saya, tidak ada satu negara maju pun di dunia ini yang pengen negara berkembang itu jadi negara maju. Itu aksioma yang menurut saya perlu Anda pegang. 

Jadi kita kalau enggak pengen bikin negara ita ini maju ya kita enggak akan pernah maju. Kalau kita cakar-cakaran di antara kita sendiri, enggak akan selesai masalah kita,” beber Luhut Binsar Pandjaitan dilansir dari Youtube RGTV channel ID, Sabtu (24/9/2022).

Pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan itu pun langsung ditanggapi oleh Rocky Gerung.

Baca juga: Ketika Luhut Binsar Pandjaitan Sentil Rocky Gerung soal Ucapan Dungu : Itu Menyakitkan, Tapi . . .

“Salah satu potensi cakar-cakaran adalah Islamophobia. Negara-negara barat memberi sinyal bahwa Indonesia masih Islamophobia,” ujar Rocky Gerung.

Kemudian Luhut Binsar Pandjaitan pun mempertanyakan bentuk Islamophobia di Indonesia.

“Ya itu mereka membuat persepsi supaya kita cakar-cakaran, apa sih Islamophobia di sini? Apa ada pelarangan orang melaksanakan syariatnya di sini? Baik agama hindu, budha, kristen, islam. Nggak ada kan? Semua silakan saja kau lakukan,” beber Luhut Binsar Pandjaitan.

“Jadi potensi kita untuk mengaktifkan kembali janji kemerdekaan, yaitu kesejahteraan, perbedaan SARA, itu sebetulnya hal yang natural aja,” timpal Rocky Gerung.

Hal itu pun diamini oleh Luhut Binsar Pandjaitan yang mengaku pasrah akan ketentuan yang sudah digariskan.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved