Pergeseran Tanah di Bogor

Kunjungi Lokasi Bencana Pergeseran Tanah di Bojong Koneng, Prabowo Subianto Bagi-bagi Sembako

Lokasi bencana tersebut merupakan pemukiman yang masih bertetangga tak jauh dari kediaman Prabowo Subianto di desa yang sama.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
BPBD Kab. Bogor
Menhan Prabowo Subianto mengunjungi lokasi bencana pergeseran tanah di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (25/9/2022).  

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Prabowo Subianto mengunjungi lokasi bencana pergeseran tanah di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (25/9/2022).

Lokasi bencana tersebut merupakan pemukiman yang masih bertetangga tak jauh dari kediaman Prabowo Subianto di desa yang sama.

Prabowo dalam kunjungan ini tampak mengenakan kemeja putih didampingi ajudan serta didampingi pula oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, pemerintah setempat dan juga BPBD.

Pria yang menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) RI ini menemui warga serta turut membagikan bantuan sosial (bansos) untuk para korban bencana pergeseran tanah tersebut.

"Tadi ( Prabowo Subianto) memberi bantuan 300 paket sembako, memastikan kebutuhan tercukupi," kata Kabid Ratik BPBD Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko saat dikonfirmasi, Minggu.

Saat menemui warga, kata dia, Prabowo Subianto juga memberikan semangat kepada para warga korban bencana.

Serta mengimbau kepada para korban untuk bersabar karena pemerintah segera melakukan tindak lanjut penanganan terkait bencana pergeseran tanah tersebut.

Diketahui, peristiwa bencana pergeseran tanah ini terjadi pada Rabu (14/9/2022) lalu

Tercatat terjadi di Kampung Curug RT 01 dan 02/RW 09, Kampung Curug RT 01 dan 02/RW 15 serta di Kampung Gunungbatu RT 01/RW 11 di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Menurut data BPBD Kabupaten Bogor, sebanyak 145 rumah warga terdampak dan 131 rumah terancam dalam kejadian ini.

Kemudian sebanyak 10 rumah rusak dan sebanyak 11 KK atau 41 jiwa penghuninya mengungsi.

Pergeseran tanah ini merusak akses jalan Kampung Curug, mushola, vila hingga bangunan Paud.

    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved