Pergeseran Tanah di Bogor

Antisipasi Pergerakan Tanah Terulang Kembali, Kampung Curug Akan Ditanami Tanaman Pengikat Tanah

BPBD bersama PVMBG dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah berupaya mengatasi pergerakan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Kepala BPBD, Yani Hassan bersama PVMBG dan BRIN melakukan diskusi mitigasi pergerakan tanah di Kampung Curug, Desa Babakan Madang, Kabupaten Bogor (23/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Kabupaten Bogor bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ( PVMBG) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional ( BRIN) tengah berupaya mengatasi pergerakan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang mengalami pergerakan tanah yang mengakibatkan infrastruktur jalan desa mengalami kerusakan yang parah.

Belasan rumah pun mengalami kerusakan yang mengakibatkan masyarakat harus diungsikan ke tempat yang lebih aman.

Berdasarkan analisa dari BPBD, BRIN dan PVMBG, pergerakan tanah yang masuk ke dalam tipe rayapan tanah itu terjadi karena intensitas hujan yang tinggi.

Dibantu dengan teknologi, peneliti melihat adanya retakan-retakan yang berbahaya akibat rayapan tanah tersebut.

"Dengan menerbangkan drone setinggi 250 meter, di situlah kami bisa melihat ada beberapa retakan yang tidak bisa dilihat dari pinggir jalan, itu bahaya bisa jeblos orang," ujar kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hassan, Jumat (23/9/2022).

Karena retakannya terjadi secara masif, Yani Hassan mengatakan, harus segera ada tindakkan untuk mengantisipasi hal serupa terulang kembali.

Menurutnya, ada beberapa tanaman yang mampu lebih cepat untuk mengikat tanah dan juga bisa lebih kuat untuk menahan curah hujan.

"Kita harus segera melakukan vegetasi, sejenis rumput-rumputan, karena ini baru disampaikan, nanti di-study lagi," terangnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved