Kisah Pengantin Wafat Jelang Akad Nikah, Hari Bahagia Sang Dokter Berubah Jadi Upacara Pemakaman

Pasangan pengantin ini terpaksa gagal menggelar pesta pernikahan lantaran dr Alif meninggal dunia jelang akad nikah.

Penulis: Damanhuri | Editor: Yudistira Wanne
Kolase Tribun-Timur.com
Kolase foto baliho penundaan pernikahan, acara lamaran dr Alif Adeyani SKed dan dr Indah Lestari Alwi SKed, hingga ucapan duka cita atas meninggalnya dr Alif Adeyani SKed. Dokter alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar itu meninggal di hari pernikahnnya, Ahad atau Minggu (25/9/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Jodoh dan maut manusia hanya Tuhan yang tahu.

Manusia hanya bisa berencana, namun takdir Tuhan yang menentukannya.

Seperti kisah seorang dokter yang meninggal dunia sehari menjelang akad nikah.

Mimpi dr Indah Lestari Alwi SKed duduk dipelaminan bersama dr Alif Adeyani SKed pun pupus jelang hari bahagia mereka.

Pasangan pengantin ini terpaksa gagal menggelar pesta pernikahan lantaran dr Alif meninggal dunia jelang akad nikah.

Rencana pesta pernikahan pasangan pengantin asal kabupaten Bone ini berubah menjadi upacara pemakaman sang dokter tersebut.

Sepasang kekasih itu rencananya akan menggelar acara akad sekaligus resepsi berlangsung di Kabupaten Bone.

Namun, Tuhan berkehendak lain. 

Keesokan harinya atau pada Minggu (25/9/22), almarhum dikebumikan di pelataran belakang rumahnya.

Suasana rumah duka dr Alif Adeyani di Desa Desa Pala'lakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (26/9/2022) siang.
Suasana rumah duka dr Alif Adeyani di Desa Desa Pala'lakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Senin (26/9/2022) siang. (TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID)

Adik almarhum, Arismunandar (24) menyebutkan, dr Alif meninggal dunia pada hari Sabtu malam sekitar pukul 21 30 Wita di RS Labuan Baji Makassar.

Esok harinya atau tepat pada acara pernikahannya, almarhum dikebumikan di belakang rumahnya.

"Dimakamkan hari Minggu, iye dia dimakamkan di hari akadnya, di makamkan di belakang rumah," pungkasnya.

Sementara itu, tante almarhum dr Alif , Hawani (50), keponakannya itu merupakan sosok yang baik dan ramah kepada siapa saja.

"Baik sekali, orangnya ramah sama siapapun," ujarnya saat ditemui di rumah duka Desa Pala'lakkang, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Senin (26/9/22) dikutip TribunnewsBogor.com dari Tribun Makassar.com.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved