Spanduk Cuma Hiasan, Banyak Warga Bandel Abaikan Larangan, Sampah di Citeureup Makin Menggunung

Warga Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, keluhkan banyaknya warga yang masih membuang sampah sembarangan di area perkebunan.

TribunnewsBogor.com/Reynaldi Andrian Pamungkas
Area lahan di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor, kerap kali banyak wrga yang membuang sampah sembarangan, hingga area tersebut diberikan banner larangan untuk membuang sampah, Selasa (29/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Warga Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, keluhkan banyaknya warga yang masih membuang sampah sembarangan di area perkebunan di Jalan Pahlawan.

Salah satu warga Desa Leuwinutug, Danang mengatakan bahwa pada area tersebut sudah diberikan banner untuk himbauan dilarang membuang sampah.

"Masih aja ada yang bandel, sambil ngelewat langsung dilemparin sampahnya di plastik," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat disambangi di tempat jualannya, Selasa (27/9/2022).

Menurutnya, warga-warga yang membuang sampah di lokasi tersebut, biasanya warga yang sedang melintas menggunakan kendaraan.

Bahkan, pada lokasi tersebut dituliskan larangan keras pada spanduk yang menggantung untuk masyarakat membuang sampah pada area itu.

Danang mengungkapkan bahwa larangan tersebut sudah terpampang sejak beberapa bulan lalu.

"Sebelumnya itu sampah sampe ngegunung, sekarang-sekarang aja pada dibakarin sampahnya udah mulai dikit," katanya. 

Area yang kerap kali menjadi sasaran pembuangan sampah itu, kata Danang merupakan lahan pribadi, yang di mana pada sebelumnya merupakan sebuah kebun pisang. 

Karena tidak terurus, maka kebun pisang tersebut menjadi sebuah rawa hingga banyak warga yang membuang sampah pada pinggiran rawa tersebut. 

Ia menambahkan bahwa mulanya pada dahulu hanya ada sedikit sampah di pinggiran jalan yang masuk ke dalam area lahan itu.

"Tapi sekarang sampe ngegunung, udah sering di kasih tau tapi masih pada bandel, susah padahal udah dikasih larangan segede itu," jelasnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved