Pergeseran Tanah di Bogor

Tanah Masih Bergeser, Warga Bojong Koneng Bogor Sudah 14 Hari Hidup dalam Kegelapan

Pergeseran tanah yang terjadi di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor berdampak pada matinya listrik di sana.

TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Warga Bojong Koneng Bogor yang terdampak pergeseran tanah hingga saat ini listrik di Perkampungannya masih mati, kebutuhan listrik warga untuk sementara berada di pengungsian dan rumah sanak saudara terdengar, Rabu (28/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Reynaldi Andrian Pamungkas

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BABAKAN MADANG - Warga Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, yang terdampak pergeseran tanah masih hidup dalam kegelapan.

Warga Kampung Curug, Erwin mengatakan, listrik di perkampungannya masih mati hingga saat ini.

"Sampe sekarang listriknya belum nyala, kalo malem gelap sekampung," ungkapnya kepada TribunnewsBogor.com, Rabu (28/9/2022).

Menurutnya, selama 14 hari sejak terjadinya pergeseran tanah ini, warga-warga di Kampung Curug sudah tidak merasakan adanya penerangan pada malam harinya.

Bahkan, bila warga akan mengecas handphone, harus pergi ke pengungsian atau ke rumah saudaranya yang tak jauh dari lokasi bencana.

Erwin mengungkapkan bahwa pada beberapa waktu, sesekali warga yang terdampak menumpang cas handphone di pengungsian.

"Mau kemana lagi, paling deket listriknya di pengungsian atau di rumah saudara yang deket dari sini, kulkas, dispenser, rice cooker nggak pada nyala udah 14 hari takut rusak," katanya.

Dengan kondisi perkampungan yang masih mati listrik, saat ini menjadikan sebagian aktivitas pekerjaan warga di Kampung tersebut menjadi terhambat.

Terhambatnya aktivitas warga, dikarenakan banyak penduduk yang bekerja di area perkampungannya.

Sebelumnya, kata Erwin pihak PLN sudah sempat mengecek kondisi listrik yang berada di perkampungan, tetapi hingga saat ini masih belum ada tindakan.

"Kan ada juga warga yang kerja di resto, ini lampunya mati, ada yang perlu cas HP juga, ada yang buat nyalain air juga mati gak bisa," jelasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved