Ada Lubang Menganga di Jalan Nasional Cibungbulang Bogor, Warga Dibuat Pusing Atur Lalu Lintas

Warga Cibatok 1 dan Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dibuat pusing.

Penulis: Rahmat Hidayat | Editor: Vivi Febrianti
TribunnewsBogor.com/Rahmat Hidayat
Lubang menganga cukup besar di Jalan Nasional Cibungbulang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jumat (30/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Rahmat Hidayat

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBUNGBULANG - Warga Cibatok 1 dan Cimanggu 1, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, dibuat pusing.

Bukan tanpa sebab, warga dua dusun itu kini harus mengatur lalu lintas secara swadaya di Jalan Nasional Cibungbulang semenjak kemarin hingga kini, Jumat (30/9/2022).

Dengan swadaya masyarakat ini mengatur lalu lintas lantaran ada lubang menganga cukup besar hampir di tengah jalan.

Lubang menganga cukup besar ini terpantau mengganggu aktifitas kendaraan yang melintas baik dari arah Leuwiliang maupun arah Ciampea, Kabupaten Bogor.

Kendaraan dipaksa mengantre akibat lubang menganga ini.

Warga sekitar yang ikut mengatur lalu lintas Rudi (35) terpaksa ikut mengatur lalu lintas karena sejak kemarin jalanan macet parah.

"Kematin seharian macet parah dari siang jam 11 siang," kata Rudi dijumpai di lokasi lubang menganga.

Rudi melanjutkan, hingga saat ini warga masih menunggu perbaikan dari Pemerintah Pusat lantaran status jalan merupakan jalan nasional.

"Target semalam juga beres kalau pengerjaannya bener. Jadi kerjaan yang sekarang cuma dipasang paralon 8 inci terus ditimbun. Makanya di stop dulu. Jadi dilanjut, besok atau sekarang itu, katanya. Tapi sampai sekarang belum ada yang datang," ungkapnya.

Kronologis Jalan Berlubang

Rudi pun membeberkan, jalan berlubang yang terjadi akibat adanya kerusakan pad gorong-gorong.

Di mana, gorong-gorong yang ada dijalan ini diakui Rudi sudah hancur dan memang harua diperbaiki.

"Jadi intinya mah memang gorong gorong mah emang sudah hancur. Itu kan sudah puluhan tahun kan (bangunannya)," ungkapnya.

Gorong-gorong yang rusak itu sempat membuat jalan amblas terlebih dahulu sebelum berlubang.

"Iya ada di dalam, itu kan memang saluran air, dari Cimanggu 1 sama Cibatok 1, mampet disini. Awalnya amblas dulu, jalan berlubang, terus ditambal aja, terus jebol lagi," tambahnya.

Keinginan warga, saat ini diakui Rudi, jalan berlubang ini segera diperbaiki sesuai keinginan warga.

Di mana, warga menginginkan agar gorong-gorong diperbaiki terlebih dahulu guna mencegah kejadian berulang.

"Otomatis kan biar arus air kan nggak ada ketutup, makanya sempat ditutup sama warga.  Warga maunya dibuatkan gorong-gorong lagi. Buat saluran air. Kalau cuma paralon 8 inci, itu sama aja menghambat air. Itu kan aliran kali (sungai) cibatok 1 dan kali cimanggu 2," tandasnya (*).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved