Bidan di Bogor Kaget Didatangi Tujuh Ibu Hamil dari Satu Suami yang Sama, Kasusnya Terkuak

- Bidan di Bogor dikejutkan dengan kedatangan 7 orang ibu hamil yang mengaku atas nama satu orang suami yang sama.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CISEENG - Bidan di Bogor dikejutkan dengan kedatangan 7 orang ibu hamil yang mengaku atas nama satu orang suami yang sama.

Peristiwa ini terjadi di Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor dan diceritakan oleh Kades Kuripan, Siti Aswat Nurlita.

"Curiga, hadir kurang lebih ada 7 orang di Poned Puskesmas. Bu dokter telepon kan ke kami, ke desa, kok ini ada 7 orang bu kades ?," kata Siti Aswat Nurlita kepada wartawan, Kamis (29/9/2022).

Saat itu, kata dia, disebutkan ada satu orang ibu hamil yang hendak melahirkan secara caesar.

Ibu hamil tersebut diantar ramai-ramai oleh para ibu hamil lainnya.

"Ada yang (usia kandungannya) 5 bulan, 6 bulan, 7 bulan, 8 bulan, itu nganter semua," kata Siti Aswat Nurlita.

Saat ketujuh orang ibu hamil ini ditanya atas nama siapa suaminya, bidan terkejut karena mereka semuanya mengaku atas nama satu suami yang sama yakni pria berinisial H alias SH (32).

"Pas ditanya ibu suaminya siapa, saya H, ini H, ini H. Kok bu lurah itu 7 orang ibu hamilnya suaminya sama semua. Ngelapornya itu, suaminya satu orang, kok istrinya banyak banget kata bu dokter," kata Siti Aswat Nurlita.

Saat itu, Kades menyadari bahwa pria berinisial H alias SH ini adalah orang yang dikomplain dan dilaporkan warga ke desa karena aktivitasnya yang dinilai mencurigakan.

Pria H alias SH ini juga dilaporkan warga karena di rumahnya banyak ibu hamil dan SH juga sempat dipanggil ke desa untuk dimintai keterangan atau klarifikasi.

Kemudian pemerintah setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah SH yang dilaporkan masyarakat tersebut.

Kejadian ini menjadi awal mula kasus dugaan perdagangan bayi yang melibatkan Tersangka SH ini mulai tercium.

"Setelah sidak ke lokasi dengan Pak Camat saya lapor, bu dokter puskesmas, ternyata ( ibu hamil) dari berbagai daerah, kurang lebih 7 orang waktu saya di lokasi. Dari Bangkabelitung, Sulawesi, Lampung, Indramayu," kata Kades.

Demi mencegah hal yang tak diinginkan, temuan penampungan ibu hamil itu kemudian dilaporkan ke kecamatan lalu ditangani Dinas Sosial Kabupaten Bogor serta diselidiki Polres Bogor.

Sekitar dua bulan kemudian setelah pertama kali dilaporkan warga, pria berinisial SH ini kemudian ditangkap Polisi dan menjadi tersangka atas kasus perdagangan bayi bertarif Rp 15 Juta.

Kades setempat juga mengaku bahwa dirinya pun baru tahu bahwa di lokasi itu ada kasus penjualan bayi setelah perkara tersebut diungkap Polres Bogor.

Polisi juga mengungkap bahwa Tersangka SH ini merupakan sosok 'Ayah Sejuta Anak' yang aktif membuat konten di media sosial Instagram dan Tiktok dan sudah berulang kali diundang stasiun TV nasional.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved