Polisi Tembak Polisi

Putri Candrawathi Resmi Ditahan, Ketua Komisi Kejaksaan Beri Sindiran Pedas : Harusnya Sejak Awal

Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak mengatakan bahwa penahanan terhadap Putri Candrawathi harusnya sudah dilakukan sejak awal.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
Kolase Wartakota
Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak mengatakan bahwa penahanan terhadap istri mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo, Putri Candrawathi harusnya sudah dilakukan sejak awal. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak mengatakan bahwa penahanan terhadap istri mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo, Putri Candrawathi harusnya sudah dilakukan sejak awal.

Hal itu, kata dia, dilakukan untuk mempermudah penyidikan sesuai dengan pasal 21 KUHAP.

Tak hanya itu, penahanan ini juga sekaligus menjawab harapan publik selama ini.

Putri Candrawathi sendiri akhirnya resmi ditahan pada hari ini, Jumat (30/9/2022).

“Untuk mempersiapkan dan mempermudah proses penyerahan berkas tahap 2, hari ini Saudara PC kita nyatakan, putuskan untuk ditahan di Rutan Mabes Polri,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit di Mabes Polri Jumat.

Menanggapi penanhanan terhadap Putri Candrawathi, Barita Simanjuntak mengatakan, bahwa seharusnya penahanan dilakukan sejak awal.

“Ketika penyidikan sudah selesai, artinya sudah dinyatakan lengkap berkas perkaranya P21 beberapa waktu yang lalu, secara formil sudah terpenuhi. Maka sebenarnya hanya tinggal menyerahkan tersangka dan barang buktinya,” kata dia dilansir dari Kompas TV, Jumat.

Ia pun tak menampik bahwa penahanan terhadap Putri Candrawathi memang merupakan kewenangan penyidik.

“Tapi menjadi catatan buat kita dari perspektif hukum, semestinya ini kalau sejak awal dilakukan tentu tidak akan membuat pertanyaan-pertanyaan panjang,” ungkapnya.

Baca juga: BREAKING NEWS - Akhirnya Kapolri Umumkan Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Ditahan di Mabes Polri

Bahkan kata dia, penahanan terhadap tersangka itu sudah tertuang dalam KUHAP.

“Ya ini kan dalam KUHAP kita jelas, kenapa seseorang ditahan dirampas kemerdekaannya, untuk mempermudah penyidikan, yaitu antara lain tidak menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatan atau melarikan diri. Kan penyidikannya sudah selesai, ketika dinyatakan P21, jadi tinggal penyerahan yang kedua. Selanjutkan kewenangan beralih ke penuntut,” tutur dia.

Meski begitu ia mengapresiasi langkah penyidik yang akhirnya memutuskan untuk menahan Putri Candrawathi.

“Tapi apapun itu, kita lihat itu sebagai bagian dari evaluasi, korkesi, sekarang ditahan. Publik sudah merasa yakin pada penegakan ini akan berjalan, prinsip-prinsip equality before the law dan due proces of law-nya bisa berjalan. Saya kira itu pesan pentingnya,” tegasnya.

Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak mengatakan bahwa penahanan terhadap istri mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo, Putri Candrawathi harusnya sudah dilakukan sejak awal.
Ketua Komisi Kejaksaan RI Barita Simanjuntak mengatakan bahwa penahanan terhadap istri mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo, Putri Candrawathi harusnya sudah dilakukan sejak awal. (Kolase Wartakota)

Kemudian ia pun menambahkan bahwa nantinya para tersangka, termasuk Putri Candrawathi akan jadi tahanan kejaksaan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved