Insiden Arema Vs Persebaya

Duka Cita Mendalam, Suporter Gabungan di Bogor Kompak Gelar Aksi 1.000 Lilin di Stadion Pakansari

Doakan untuk insiden kerusuhan Stadion Kanjuruhan, para pecinta sepak bola di Bogor menggelar aksi 1.000 lilin di depan Stadion Pakansari.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Doakan untuk insiden kerusuhan Stadion Kanjuruhan, para pecinta sepak bola di Bogor menggelar aksi 1.000 lilin di depan Stadion Pakansari, Minggu (2/10/2022) malam. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Doakan untuk insiden kerusuhan Stadion Kanjuruhan, para pecinta sepak bola di Bogor menggelar aksi 1.000 lilin di depan Stadion Pakansari, Minggu (2/10/2022) malam.

Mereka ini merupakan gabungan dari beberapa supporter seperti The Jak, Bobotoh, Kebomania hingga Aremania.

Pantauan TribunnewsBogor.com, para pemuda yang berkumpul ini sampai memadati area teras tribun utara Stadion Pakansari.

Mereka berkumpul sejak sekitar pukul 19.00 WIB setelah sebelumnya beredar ajakan untuk menggelar aksi 1.000 lilin melalui media sosial.

Diawali doa-doa, para pecinta sepak bola di Bogor ini berkumpul melingkar serentak menyalakan lilin yang mereka bawa dan mengacungkannya ke udara.

Setelah membacakan doa, para anak muda ini menyanyikan lagu-lagu yel-yel supporter seperti yang berbunyi bantahan soal bola suka rusuh hingga menyindir aparat Polisi.

Selain itu, mereka juga menyanyikan lagu berisi pertemuan dan perpisahan diduga sebagai ucapan untuk para korban yang meninggal dalam insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan tersebut.

Kemudian lilin-lilin yang masih menyala tersebut diletakan berkumpul di tanah dikelilingi ramai-ramai oleh para supporter bola tersebut.

"Ini gabungan ya, Viking Bogor, Bobotoh Bogor, The Jak Bogor, tuan rumah Kebo Mania sama Aremania perantau dari Jawa," kata salah satu peserta, Brahma (36), kepada TribunnewsBogor.com.

Dia mengaku respect dengan acara yang digelar oleh gabungan beberapa supporter di Bogor tersebut.

"Harapannya jangan terulang lagi lah. Mudah-mudahan ke depannya sepak bola Indonesia lebih baik lagi," ungkap Brahma.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved