Insiden Arema vs Persebaya

Imbas Kericuhan Ribuan Suporter di Kanjuruhan, Ratusan Orang Meninggal, 2 Nyawa Polisi Ikut Melayang

Ratusan orang jiwa meninggal dunia diantaranya 2 anggota polisi, imbat dari kericuhan ribuan suporter pasca pertandingan Arena FC vs Persebaya.

Tribunnews.com
Pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya pada Sabtu (1/10/2022), ribuan suporter ricuh di Stadion Kanjuruhan. Berimbas ratusan orang meninggal dunia termasuk 2 anggota polisi. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kerusuhan suporter pasca pertandingan laga Sepakbola Liga I antara Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (1/10/2022) pukul 23.45 WIB malam.

Kerusuhan suporter diduga lantaran ribuan orang dari tribun penonton berlarian masuk ke dalam lapangan.

Hal tersebut terjadi usai Arema FC dikalahkan Persebaya dengan skor 2-3.

Imbas kerusuhan ribuan suporter tersebut, ratusan orang meninggal dunia.

"Masih simpang siur (jumlah yang meninggal) ada yang bilang 114 tapi tadi ada yang bilang 120," kata Bupati Malang HM Sanusi dalam tayangan Breaking News Kompas TV, Minggu (2/10/2022) dikutip Tribunnews.com.

Sementara itu Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyebut ada 127 orang meninggal dunia akibat kerusuhan tersebut.

Baca juga: Stadion Pakansari Jadi Tuan Rumah Babak Kualifikasi Piala Asia U-17 Grup B, Dispora Benahi Fasilitas

Baca juga: Jelang Kick Off Timnas Indonesia Vs Curacao, Stadion Pakansari Cibinong Diguyur Hujan

"Jadi sampai dengan pukul 03.00 ada di beberapa rumah sakit, ada 127 penonton yang meninggal dunia," kata Kapolres.

Dari 127 orang yang tewas ada dua orang anggota kepolisian juga meninggal.

"Dua di antaranya yang meninggal anggota kepolisian," ujarnya.

Korban tewas dibawa ke rumah sakit Wafa, RS Teja Husada dan RSUD Kanjuruhan.

Sumber : Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved