Jadi Korban Tewas Kerusuhan Arema, Polisi Brigadir Andik Sempat Unggah Suasana Stadion Kanjuruhan

Brigadir Andik sempat membuat status pada pukul 21.22 WIB, dari Stadion Kanjuruhan. Terlihat posisinya berada di tribun bagian atas.

Editor: Tsaniyah Faidah
Ist
Brigadir Andik jadi korban tewas tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Ia sempat membuat unggahan terakhir beberapa jam sebelum meninggal dunia. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dua orang polisi turut menjadi korban tewas dalam tragedi kerusuhan Arema di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

Mereka adalah Brigadir Andik Purwanto dan Briptu Fajar Yoyok Pujiono.

Beberapa jam sebelum tewas, Brigadir Andik Purwanto sempat membuat postingan terakhir di Instagramnya.

Melansir Surya.co.id, Brigadir Andik adalah anggota Polres Tulungagung yang BKO atau diperbantukan.

Ia bertugas dalam pengamanan laga Derbi Jatim, Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/1/2022) malam.

Dalam kesehariannya, Andik bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Bendiljati Wetan, Kecamatan Sumbergempol.

Sebelum jadi polisi, Andik adalah alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.

Dia juga aktif di Barisan Ansor Serba Guna (Banser) dan di PSNU Pagar Nusa.

"Dia kami sebut alumni Banser dan Alumni Pagar Nusa."

"Karena sejak jadi polisi dia harus netral, tidak bisa aktif lagi," ujar mantan Satkorcab Banser Tulungagung dan kawan akrabnya, Yoyok Mubarok, Minggu (2/10/2022).

Yoyok yang juga menjabat sebagai Sekretaris Desa Bendiljati Wetan mengakui Brigadir Andik sebagai sosok yang baik.

Kawan-kawan akrabnya menjulukinya sebagai Andik Bahadur karena sosoknya dianggap mirip orang India.

Sosoknya murah senyum dan mudah akrab dengan siapa saja.

"Dia supel sekali. Susah cari pengganti seperti dia," tutur Yoyok.

Baca juga: Kisah Pilu Pasutri Korban Kerusuhan Arema, Rencana Rayakan Ulang Tahun Anak Malah Berujung Maut

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved