Insiden Arema Vs Persebaya

Liga 1 2022 Dihentikan Sementara, Arema FC Dihukum Tak Boleh Main di Kanjuruhan Hingga Akhir Musim

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan hukuman kepada Arema FC usai insiden memilukan yang terjadi.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Tribun Network
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat ditemui di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Selasa (19/7/2022) (Tribunnews.com/Alfarizy AF) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memberikan hukuman kepada Arema FC usai insiden memilukan yang terjadi.

Hukuman itu muncul akibat 125 orang meninggal dunia dalam laga yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Mochamad Iriawan mengaku jika pihaknya tengah bergerak untuk mendalami apa yang menjadi penyebab terjadinya kerusuhan.

"Kami sudah melakukan langkah, tim dari PSSI dan LIB sudah di malang untuk investigasi terkait laga kemarin,"ucapnya, Minggu (2/10/2022).

Baca juga: Kanjuruhan Disaster, Bima Sakti Cemas Timnas Indonesia Kena Dampaknya

Lebih lanjut, Mochamad Iriawan menjelaskan, jika kompetisi Liga 1 2022 untuk sementara dihentikan.

Baca juga: Ada Data yang Ganda, Kapolri Sebut Korban Jiwa Jumlahnya 125 Orang, Berjanji Mengusut Tuntas

"Liga 1 dihentikan sampai pross investigasi selesai dilakukan," tegasnya.

Tak hanya itu, Mochamad Iriawan juga menegaskan jika Arema FC tak boleh bermain di rumahnya sampai akhir musim.

"Kami mengambil langkah bahwa arema FC tidak boleh main di homebase di Kanjuruhan hingga akhir musim," tegasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved