Insiden Arema Vs Persebaya

125 Nyawa Melayang di Kanjuruhan Malang, Pelatih Manchester United Sebut Bencana Sepakbola

Kekalahan itu memicu suporter tuan rumah untuk masuk ke area lapangan hingga akhirnya aparat melakukan tindakan represif.

Penulis: yudistirawanne | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag mengatakan peristiwa di Malang, Jawa Timur itu merupakan bencana dalam sepakbola. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelatih Manchester United, Erik Ten Hag ikut menyorot tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Dalam laga lanjutan kompetisi Liga 1 2022 pekan ke-11 itu, Arema FC takluk 2-3 dari tamunya Persebaya Surabaya.

Kekalahan itu memicu suporter tuan rumah untuk masuk ke area lapangan hingga akhirnya aparat melakukan tindakan represif.

Tercatat sebanyak 125 orang meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi.

Banyaknya korban jiwa dalam insiden di Kanjuruhan membuat Erik Ten Hag angkat bicara.

Erik Ten Hag mengatakan peristiwa di Malang, Jawa Timur itu merupakan bencana dalam sepakbola.

"Saya telah melihatnya. Ini benar-benar bencana," ucapnya, Senin (3/10/2022).

Baca juga: Bukan ke Ukraina dan Rusia, Pelatih Manchester City Minta Dunia Beri Perhatian ke Indonesia

Lebih lanjut, Erik Ten Hag mengaku sedih atas bencana yang terjadi di dunia sepakbola Indonesia.

"Kami sedih tentang itu. Perhatian kami bersama semua orang dan keluarga dan orang-orang dari Indonesia," tegasnya.

Pep Guardiola merespon

Sebanyak 125 orang meninggal dunia usai menyaksikan laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 pekan ke-11.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022), Persebaya Surabaya yang bertindak sebagai tim tamu menang dengan skor 2-3.

Kekalahan dari Persebaya Surabaya itu rupanya merusak rekor 23 tahun Arema FC yang tak pernah kalah di kandang saat bermain menghadapi The Green Force.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Menyisakan Duka, Elemen Supporter di Kota Bogor Doa Bersama dan Salat Gaib

Kekalahan itu diduga menjadi penyebab Aremania kecewa hingga mencoba merangsek masuk ke dalam lapangan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved