IPB University

Kolaborasi dengan Dunia Usaha dan Industri, Rektor IPB University Jelaskan Peran Science Techno Park

Rektor IPB University mengatakan perlu ada perubahan mindset. Bukan faktor sekolah, namun mindset yang berpengaruh terhadap prestasi akademik.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Rektor IPB University Arif Satria menyebut, mindset positif yang kuat akan turut mengubah perilaku menjadi positif. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Prof Arif Satria, Rektor IPB University mengatakan bahwa responsif terhadap perubahan sangat penting agar mampu bertahan di dunia yang penuh disrupsi.

Ia menyebut, mega disrupsi yang dihadapi dunia saat ini ada empat, yaitu pandemi COVID-19, revolusi industri 4.0, perubahan iklim, dan perang Rusia-Ukraina.

Ia mengatakan perlu ada perubahan mindset. Menurutnya, bukan faktor sekolah, namun mindset yang berpengaruh terhadap prestasi akademik.

Rektor IPB University itu menyebut, mindset positif yang kuat akan turut mengubah perilaku menjadi positif.

Mindset ini adalah growth mindset yang mampu belajar dari kegagalan untuk mempelajari hal baru dan memperbaiki diri.

“Orang yang memiliki growth mindset akan menjadi orang yang positif. Fokus pada pola pikir yang terus berkembang seiring dengan perkembangan jaman, maka dari itu orang yang memiliki mindset ini akan menyesuaikan dengan perubahan,” ungkap Prof Arif Satria.

Prof Arif melanjutkan, masa depan dan keberhasilan seseorang ditentukan oleh kegigihannya.

Dengan demikian, growth mindset akan memiliki harapan untuk masa depan. Ia menerangkan, perguruan tinggi berperan untuk menumbuhkan cara dan pola pikir ini.

“Selain growth mindset, harus didukung pula dengan future practice agar mampu menghasilkan sumber daya manusia yang kreatif dan berkualitas serta mampu menciptakan tren. Kreativitas dan imajinasi adalah modal utama untuk menciptakan future practice,” katanya.

Rektor IPB University menyebut, inovasi tidak akan muncul apabila inovator tidak berorientasi pada future practice.

Ia menerangkan, Science Techno Park IPB University tidak berarti apa-apa apabila tidak ada inovator yang mampu berimajinasi.

“Oleh karena itu, Science Techno Park adalah ujung dari sebuah proses dalam membangun kekuatan sumberdaya manusia (SDM) dengan mindset dan kegigihan serta cinta terhadap riset dan sensitivitas terhadap permasalahan di dunia nyata sehingga mampu memberikan solusi,” pungkasnya.

Kawasan Science Techno Park IPB University dibangun dalam upaya meningkatkan kualitas SDM baik dari IPB University maupun masyarakat luas.

Fasilitas yang dibangun diupayakan untuk mendukung dan menjembatani antara hasil riset dan industri.

Pada tahun 2022, IPB University akan mengembangkan gedung multitenant sebagai inkubator bisnis.

Sebagai technosociopreneurship University, IPB University juga mendukung dunia bisnis melalui riset.

Di tahun 2024 juga telah direncanakan untuk pembangunan Halal Incubator  untuk mendukung bisnis halal dan mampu merajai pasar halal dunia.

Dengan collaborative research center, IPB University juga berupaya untuk menumbuhkan kerjasama antara perguruan tinggi dan industri. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved