IPB University

Mahasiswa IPB University Buat Aplikasi Construire, Mudahkan Konsumen Akses Jasa Konstruksi

Aplikasi ini diharapkan dapat membantu mengefektifkan proses pembangunan para pengguna jasa dan membantu para penjual jasa mempromosikan portofolio.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Sejumlah mahasiswa IPB University berhasil membuat platform Construire. Construire merupakan platform yang bertujuan untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan renovasi bangunan secara praktis serta dapat diakses secara online. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah mahasiswa IPB University berhasil membuat platform Construire.

Construire merupakan platform yang bertujuan untuk memudahkan penggunanya dalam melakukan renovasi bangunan secara praktis serta dapat diakses secara online.
 
Platform Construire dibuat oleh empat mahasiswa IPB University yaitu Ratna Atika Huwaida, Anthony Dwya Putra dan Muhammad Aditya Resqiyanto yang merupakan mahasiswa dari Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan serta Alfiyah Ariani dari Departemen Teknik Industri Pertanian.
 
Atika menjelaskan, aplikasi ini diharapkan dapat membantu mengefektifkan proses pembangunan para pengguna jasa dan membantu para penjual jasa mempromosikan portofolio mereka.

Ia menyebut, platformnya tersebut dapat menjadi solusi untuk menurunkan tingkat pengangguran.

Pasalnya, platformnya itu dapat menyediakan banyak lapangan kerja untuk arsitek, tukang, konsultan, dan para pemilik toko pembangunan.
 
“Latar belakang pembuatan aplikasi ini adalah dari banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) sehingga perekonomian menurun.  Jadi kami inisiatif untuk mencari data, dan mendapatkan sektor konstruksi yang meningkat, sehingga konstruksi ini bisa menjadi peluang sebagai marketplace,” ujar Atika.
 
Atika mengungkapkan, kelebihan dari aplikasi ini yaitu dapat menyediakan one stop service yang mencakup proses pembangunan mulai dari tukang, arsitek, konsultan dan toko bangunan, dalam satu aplikasi.

“Dengan adanya Construire semoga dapat mengefektifitaskan kegiatan pembangunan di Indonesia dengan fitur one stop service dan dapat membantu para penyedia jasa kecil untuk mempermudah pekerjaan mereka tentunya,” ujarnya.
 
Aplikasi ini dapat diunduh di Play Store. Atika dan tim berharap, aplikasi ini dapat dilirik dan dibiayai oleh investor, serta menambah mitra dalam lima tahun ke depan.

“Saya berharap semoga Construire dapat menjadi alternatif dalam mengurangi masalah pengangguran pasca pandemi, bagi penyedia jasa konstruksi dan dapat menjadi jawaban dalam membantu proses pengembangan dunia konstruksi di Indonesia,” tutup Alfiyah Ariani, sebagai Chief Financial Officer. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved