Insiden Arema vs Persebaya

Merinding, Aremania Ungkap Kebaikan Sahabat Saat Detik-detik Tragedi Kanjuruhan, Nyawa Ikut Melayang

Salah satu suporter Aremania membeberkan kebaikan sahabat sebelum meregang nyawa di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu Oktober 2022 kemarin.

kolase Tribun Jatim
Seorang remaja ungkap kebaikan sahabat saat tragedi Kanjuruhan, hingga kerbatnya itu akut meregang nyawa dalam Stadion pada Sabtu (1/10/2022). 

Sampai akhirnya, kata dia, Hendrik Gunawan memutuskan menghentikan langkahnya untuk menolong suporter wanita yang jatuh pingsan.

"Masih muda, mungkin usia 16 tahun. Dia (Hendrik) memilih untuk menolongnya. Saya tawarkan untuk keluar bersama, saya disuruh keluar dulu, nanti dia menyusul sama perempuan itu. Ya akhirnya saya keluar dulu meninggalkannya," paparnya.

Andreas mengaku keluar melewati pintu keluar yang sempat tidak terbuka. Padahal, di dekat pintu keluar sudah berjubel orang yang menunggu giliran untuk keluar.

"Saya harus lompat pagar untuk bisa keluar cepat," tambah dia.

Setelah itu, ia menceritakan di luar stadion terjadi keributan. Banyak suporter yang mengajukan dan membakar truk dan mobil di sana. Ia mengaku hanya duduk dan menunggu kedatangan Hendrik Gunawan. Ia menunggu di parkiran sepeda motor.

"Saya tunggu sampai jam setengah 1, tapi tidak ada kabar sama sekali. Kunci sepeda motor dan perlengkapan lainnya, dibawa Hendrik. Akhirnya saya ketemu sama teman dari Purwosari yang kebetulan juga mencari temannya yang tak kunjung kembali," paparnya.

Ia mengaku sekira pukul 02.00 WIB keliling ke Stadion lagi dan mencari Hendrik Gunawan.

Bahkan, ia berkeliling dua kali. Namun ia tidak menemukan Hendrik. Ia lantas disarankan penjaga parkir datang ke rumah sakit terdekat untuk mencari keberadaan sahabatnya.

Baca juga: Pasca Tragedi Kanjuruhan, Alun-Alun Kota Bogor Mendadak Syahdu, Ini Sebabnya

"Akhirnya saya sama teman dari Purwosari keliling rumah sakit. Dan, ketemu sama Hendrik tapi sudah di kantong jenazah. Saya langsung sedih dan panik seketika itu. Saya tidak bisa berkata - kata mas, sahabat saya pergi selamanya," ujarnya.

Andreas mengaku tidak menyangka teman nonton sepakbolanya sudah tiada. Sepanjang jalan pulang ke rumah, ia tidak henti meneteskan air mata.

"Jujur saya tidak menyangka. Niatnya menolong perempuan itu, justru dia juga ikut akhirnya tidak tertolong," pungkas dia.

Sumber : TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persija Jakarta
    22
    13
    5
    4
    31
    11
    13
    44
    2
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Madura United
    22
    11
    4
    7
    27
    14
    6
    37
    5
    Borneo
    21
    10
    6
    5
    38
    18
    15
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved