Insiden Arema vs Persebaya

PSSI Minta Pemberitaan Tentang Sanksi FIFA Tidak Digembor-gemborkan

Pasalnya, kata Yunus Nusi, saat ini FIFA belum mengeluarkan statementnnya soal sanksi yang akan diberikan untuk Indonesia atas persoalan yang terjadi.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
tribunnews.com/abdulmajid
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Sekjen Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia ( PSSI), Yunus Nusi meminta pemberitaan tentang sanksi FIFA tidak dibesar-besarkan.

Pasalnya, kata Yunus Nusi, saat ini FIFA belum mengeluarkan statementnnya soal sanksi yang akan diberikan untuk Indonesia atas persoalan yang terjadi.

"Yang pasti komunikasi kami dengan FIFA saat ini kami memberikan laporan secara terus menerus, dan FIFA juga menyampaikan belasungkawa, AFC demikian, hampir seluruh sekjen federasi menyampaikan belasungkawa kepada kami," ujarnya kepada wartawan di Stadion Pakansari, Senin (3/10/2022).

Yunus Nusi juga mengatakan, FIFA sebagai induk federasi sepakbola internasional tidak akan gegabah dalam memberikan keputusannya.

"Kita pastikan juga bahwa apa yang terjadi di Kanjuruhan bukan perseteruan, perkelahian dan atau saling menyakiti antar supporter, ini semata-mata persoalan flow dan kelemahan yang dilakukan panpel," ucapnya.

Dengan begitu, dirinya meminta pemberitaan soal insiden menegrikan di Malang tidak digembor-gemborkan sanksi yang belum pasti akan diberikan FIFA.

"Akibat dari peristiwa Kanjuruhan katanya mau di banned, diberi sanksi, piala dunia tidak jadi, timnas tidak bisa main, tolonglah hal-hal seperti ini jangan menambah beban, dan kesedihan hatinya masyarakat dan keluarga kita di Malang," tegasnya.

Diketahui, akibat insiden di Stadion Kanjuruhan Malang, 125 orang meregang nyawa akibat kericuhan usai pertandingan atara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved