Gengster Bogor Ditangkap

BREAKING NEWS - Ditangkap Polisi, 5 Gengster di Bogor Nangis Sesegukan

uasana rilis kasus pengungkapan berandalan bermotor atau gengster yang meresahkan warga Bogor di Mako Polres Bogor diwarnai isak tangis

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Polisi amankan para berandalan bermotor atau geng motor atau gengster yang melakukan penyerangan warga Ciseeng, Kabupaten Bogor. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Suasana rilis kasus pengungkapan berandalan bermotor atau gengster yang meresahkan warga Bogor di Mako Polres Bogor diwarnai isak tangis dari pelaku, Rabu (5/10/2022).

Sebanyak 5 orang pelaku laki-laki mengenakan penutup kepala dan baju tahanan ditunjukan oleh Polres Bogor dalam jumpa pers tersebut.

Suara tangisan isak tersedu-sedu terdengar di antara barisan 5 orang pelaku para gengster yang terus menunduk menyembunyikan wajahnya itu.

Kelima pelaku ini adalah MF (18), A (18), RDA (18), MFI (18) dan MFF (17).

"Lima laki-laki ini yang diduga adalah berandalan bermotor atau geng motor yang videonya sempat viral beberapa waktu lalu yang menjuluki diri mereka Tanjakan Crew," kata Waka Polres Bogor Kompol Wisnu Perdana Putra,

Video viral di media sosial menunjukan kawanan berandalan bermotor ini konvoi menggunakan sepeda motor sambil mengacungkan celurit dan golok di jalan.

Para anggota gengster yang masih berstatus pelajar ini juga melakukan penyerangan kepada warga menggunakan senjata tajam.

Atas ulah mereka, seorang remaja berinisial G (17) di Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor luka-luka setelah diserang pada 26 September 2022 malam.

"Pelaku diamankan setelah Polsek Parung melakukan pengembangan terhadap viralnya video yang berkembang di media sosial," kata Kompol Wisnu Perdana.

Beberapa sepeda motor, senjata tajam dan juga ponsel berhasil disita sebagai barang bukti dalam pengungkapan kasus ini.

"Terhadap lima orang yang diamankan tersebut dikenakan pasal 170 dengan ancaman 7 tahun pidana kurungan penjara," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved