Bikin Bangga Kabupaten Bogor, Siti Fadia Silva Ramadhanti Dapat Penghargaan dari PPLI

Prestasi Siti Fadia Silva Ramadhanti di tingkat dunia dalam olahraga bulutangkis meraih simpati dan dukungan berbagai pihak.

Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Siti Fadia Silva Ramadhanti mendapatkan penghargaan dari PPLI. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Prestasi Siti Fadia Silva Ramadhanti di tingkat dunia dalam olahraga bulutangkis meraih simpati dan dukungan berbagai pihak.

Kiprah atlet bulutangkis asal Kabupaten Bogor itu membuat publik bangga.

Bahkan keberhasilan Siti Fadia Silva Ramadhanti itu juga membuat perusahaan pengolah limbah bahan berbahaya beracun (B3), PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) memberi perhatian lebih dengan memberikan penghargaan kepada peraih medali emas olimpiade 2021 tersebut.

"Apresiasi yang kami berikan berupa medali emas hasil olahan dari limbah elektronik . Medali ini diproduksi langsung dari Jepang," ucap Manager Humas PPLI, Arum Tri Pusposari menjelang penganugerahan medali tersebut di Training Center PPLI, Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Rabu (5/10/2022).

Selain medali emas, PPLI juga menyerahkan uang pembinaan dan pengembangan prestasi untuk Siti Fadia sebesar Rp 25 juta.

"Kami harapkan dana yang kami berikan, bisa makin memotivasi Siti Fadia mempertahankan prestasinya," imbuh Arum.

Siti Fadia sendiri merupakan atlet berprestasi asal desa Bantarjati, Klapanunggal Bogor dimana PPLI beroperasi menjalankan kegiatan bisnis pengolahan limbahnya.

Berbicara soal bahan pembuatan medali emas, Arum menerangkan bahwa medali tersebut diolah dari kandungan emas yang terdapat pada limbah elektronik.
"Proses pembuatannya pun dilakukan di Jepang (kantor pusat holding company PPLI, DOWA ECO System Co Ltd) dengan kadar 24 karat seberat 45 gram, " ungkap Arum.

Menambahkan apa yang disampaikan Arum, Manager CSR PPLI, Ahmad Farid menilai desa Bantar Jati diakui banyak memiliki anak-anak muda berbakat dan potensial di bidang olahraga.

"Selain Fadia, Bantarjati juga memiliki atlet atletik yang sudah mencapai level kabupaten, provinsi hingga nasional," tegasnya.

Melihat potensi ini, Farid menegaskan melalui program CSRnya PPLI akan meningkatkan perhatian dan pembinaan ke bidang olahraga, termasuk bulu tangkis.

"Bantuan sarana dan prasarana olahraga juga akan ditingkatkan untuk desa-desa sekitar perusahaan. Harapannya tentu akan lahir Fadia - Fadia lainnya," terang Farid.

Seperti diketahui sejak 2021, berulangkali wanita yang memiliki nama lengkap Siti Fadia Silva Ramadhanti menorehkan prestasi luar biasa dalam olahraga bulu tangkis. Sebut saja mulai dari Olimpiade 2021, SEA Games 2022, Singapore Open 2022, dan Malaysia Open 2022.

Di bulan Oktober dua ajang turnamen dunia kembali akan diikuti oleh Siti Fadia, diantaranya Denmark Open yang berlangsung 18-23 Oktober 2022 dan Perancis Open 25-30 Oktober. "Semoga Oktober ini Siti Fadia kembali menorehkan prestasi terbaiknya," tandas Arum.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved