Dituntut 15 Tahun Penjara, Korban Investasi Bodong Indra Kenz Masih Berharap Lebih

Setidaknya ada 144 korban yang mengalami kerugian atas kasus Indra Kenz. Tak tanggung-tanggung, seluruh korban dinilai telah mengalami kerugian sebesa

Tribunnews/JEPRIMA
Bareskrim Polri gelar rilis kasus Binomo dengan tersangka Indra Kesuma atau Indra Kenz di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/3/2022). Indra Kenz tampil dengan rambut cepak dan menggunakan baju tahanan. Selain itu, barang bukti berupa gepokan uang seratus ribu rupiah juga ditampilkan di atas meja. Jumlah duit dalam plastik itu berbeda-beda, ada yang berjumlah Rp 214 juta, Rp 925 juta, dan Rp 106 juta, kerugian korban dari investasibodong Inra Kenz mencapai Rp 83,36 miliar, Indra Kenz terancam hukuman 15 ahun penjara 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Indra Kesuma atau yang dikenal dengan Indra Kenz dituntut 15 tahun penjara atas perbuatannya.

Diketahui, Indra Kenz terjerat kasus trading binary option aplikasi Binomo.

Dalam kasus ini, sidang pembacaan tuntutannya dibacakan di Pengadilan Negeri Tangerang, pada Rabu (5/10/2022) kemarin.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 15 tahun dikurangi selama masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU), Yommy Desatria, dalam keterangannya, Rabu.

Selain itu, Indra Kenz juga dituntut hukuman denda Rp10 miliar yang apabila tidak dibayar akan diganti pidana kurungan selama 12 bulan.

Lalu, bagaimana nasib ganti rugi korban?

Baca juga: 2 Sertifikat Tanah Disembunyikan Indra Kenz dalam Deposit Box, Polisi Segera Lakukan Penyitaan

Dikutip dari Kompas.com, JPU Primayuda Yutama menyebut, setidaknya ada 144 korban yang mengalami kerugian atas kasus Indra Kenz.

Tak tanggung-tanggung, seluruh korban dinilai telah mengalami kerugian sebesar Rp83.365.707.894 (Rp83,36 miliar).
Sayangnya, hingga kini belum ada kejelasan tentang ganti rugi terhadap korban.

Dikutip dari Wartakotalive.com, pada Maret 2022 lalu, Dirtipideksus Bareskrim, Brigjen Whisnu Hermawan, berharap barang bukti yang ditemukan penyidik akan dijadikan ganti rugi bagi korban.

Terakhir pada Juni 2022, Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri, Kombes Pol Candra Sukma Kumara, menyampaikan bahwa aset yang telah disita dari Indra Kenz telah mencapai Rp67 milliar.

"Penyitaan aset berupa barang dan aset dengan nilai sekitar Rp67.141.043.715," kata Chandra Sukma Kumara kepada wartawan, Kamis (9/6/2022), dikutip dari Tribunnews.com.

Penampakan Indra Kenz saat pakai baju oranye usai jadi tersangka kasus penipuan berkedok trading binary option Binomo
Penampakan Indra Kenz saat pakai baju oranye usai jadi tersangka kasus penipuan berkedok trading binary option Binomo (Instagram)

Aset yang disita berupa dokumen, tanah dan bangunan, barang, serta uang tunai.

Kuasa Hukum Korban Akui Puas dengan Hasil Tuntutan Jaksa

Sementara itu, korban investasi bodong binary option Indra Kenz mengaku merasa puas dengan hasil tuntutan untuk Indra Kesuma.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved