Masuk ke Penyidikan, Pelaku Penyiram Air Keras ke Mantan Istri di Bogor Diburu Polisi

pihaknya berhasil mengamankan kemasan yang diduga sebagai tempat air keras, pakaian korban dan yang lainnya.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
(Shutterstock)
Ilustrasi - Pelaku Penyiram Air Keras ke Mantan Istri di Bogor Diburu Polisi 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan mengatakan bahwa kasus dugaan penyiraman air keras mantan suami ke mantan istri di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor masuk ke tahap penyidikan.

 Untuk korban sang wanita yang diketahui berinisial A sementara ini masih dirawat di rumah sakit pasca luka-luka di bagian wajah dan mata akibat siraman dugaan air keras.

"Korban sendiri masih dirawat di RSUD Cibinong. Hari ini sudah naik ke penyidikan," kata AKP Siswo DC Tarigan kepada wartawan, Kamis (6/10/2022).

Dari hasil olah TKP yang dilakukan, kata dia, pihaknya berhasil mengamankan kemasan yang diduga sebagai tempat air keras, pakaian korban dan yang lainnya.

Sejauh ini sebanyak tiga orang saksi sudah diperiksa Polisi dalam kasus ini.

"(Terduga pelaku) Masih dalam pengejaran," kata AKP Siswo DC Tarigan.

Diberitakan sebelumnya, seorang wanita berinisial A di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor diduga menjadi korban penyiraman air keras oleh mantan suaminya sendiri.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka di bagian wajah dan mata sehingga dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada 30 September 2022 yang awalnya korban yang sedang di rumahnya didatangi mantan suaminya berinisial IF yang kemudian meminta kopi.

Namun korban menyuruh si terduga pelaku itu untuk membuat kopi sendiri, kemudian setelah itu penganiayaan pun terjadi.

Kasi Humas Polres Bogor Iptu Desi Triana membenarkan adanya kejadian ini namun sementara ini masih dalam proses penanganan.

"Dia udah enggak suami istri. (Si terduga pelaku) Mantan suami. Nanti perkembangannya dikabari," kata Iptu Desi Triana kepada TribunnewsBogor.com.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved