Viral di Medsos

Video Jilat Kue HUT TNI Viral, Nasib 2 Anggota Polda Papua Barat Kini Miris, Kapolda Ikut Bersuara

Bripda DMB dan Bripda YFP dipecat atau mendapat sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sesuai sidang etik karena kasus menjilat kue

Editor: khairunnisa
dok Humas Polda Papua Barat
Bripda DMB dan Bripda YFP dipecat atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sesuai sidang etik karena kasus menjilat kue HUT ke-77 TNI. Keduanya masih bisa mengajukan banding 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib 2 anggota Polda Papua Barat usai terekam menjilat kue HUT TNI kini miris.

Sebelumnya, video dua oknum tersebut Bripda DMB dan Bripda YFP melakuan tindakan tak terpuji sempat viral dan jadi perbincangan.

Gara-gara peristiwa tersebut, oknum polisi itu pun dipecat.

Terkait pemecatan tersebut, Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga angkat bicara.

Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan Bripda DMB dan Bripda YFP masih bisa mengajukan banding.

Baca juga: Ikut Upacara HUT TNI, Bima Arya Kenang Kebersamaan Saat Pandemi Bersama TNI

Bripda DMB dan Bripda YFP dipecat atau mendapat sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sesuai sidang etik karena kasus menjilat kue HUT ke-77 TNI.

Hasil sidang etik keduanya telah dilakukan dan diputus di Polda Papua Barat, pada Jumat (7/10/2022).

Meskipun belum mendapatkan laporan, Kapolda menyatakan, penentuan hukuman melalui sidang komisi sesuai dengan hasil pemeriksaan.

"Nanti akan saya lihat hasilnya seperti apa, saya belum dilaporkan. Katanya, hari ini sudah diputuskan," ucap Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, Jumat.

Namun, ia juga menilai bahwa persoalan sanksi yang diberikan sudah berlebihan.

Akan tetapi, dikatakan Kapolda bahwa keputusan ini merupakan proses sidang pertama, sehingga masih ada upaya banding.

"Semua punya hak untuk mendapatkan keadilan," pungkas Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga.

Bripda DMB dan Bripda YFP dipecat atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sesuai sidang etik karena kasus menjilat kue HUT ke-77 TNI. Keduanya masih bisa mengajukan banding
Bripda DMB dan Bripda YFP dipecat atau Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) sesuai sidang etik karena kasus menjilat kue HUT ke-77 TNI. Keduanya masih bisa mengajukan banding (dok Humas Polda Papua Barat)

Sebelumnya, keputusan pemecatan Bripda DMB dan Bripda YFP selesai dibacakan pada sidang etik yang digelar di Polda Papua Barat, sekira pukul 09.00 WIT, hinga 11.30 WIT, Jumat.

"Dua terperiksa yakni Bripda DB dan Bribda YFP dinilai telah membuat konten yang mencederai institusi TNI," kata Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, Jumat.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved