Anies Baswedan Berhasil Tangani Banjir Jakarta, Pengamat Sebut Ada Campur Tangan Jokowi dan Ahok

Menurut pengamat, banjir Jakarta semakin terkendali karena beberapa lokasi yang rawan terjadinya banjir telah ditata oleh pemerintahan sebelum Anies.

Editor: Tsaniyah Faidah
Instagram Anies Baswedan
Pengamat menilai kebersamaan Gubernur DKI Jakarta menangani banjir di ibu kota bukan sepenuhnya kerja keras Anies Baswedan, namun ada jasa kepala daerah sebelumnya, yaitu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diklaim telah berhasil menangani banjir di ibu kota.

Namun, keberhasilan itu bukan sepenuhnya kerja keras Anies Baswedan.

Pengamat tata kota Yayat Supriatna menilai, keberhasilan Anies Baswedan menangani banjir di Jakarta berkat jasa kepala daerah sebelumnya, yaitu Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Keberhasilan seorang gubernur itu karena jasa gubernur sebelumnya. Jadi penanganan banjir di Jakarta adalah kinerja bersama antargubernur, tidak bisa satu gubernur,” katanya pada Kamis (13/10/2022).

Yayat menyoroti paparan Anies kepada publik yang mengklaim banjir di Jakarta semakin terkendali.

Anies memaparkan, banjir yang melanda kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada tahun 2013 lalu, yang saat itu Jakarta dipimpin oleh Joko Widodo (Jokowi).

Anies lalu membandingkan dengan kondisi Bundaran HI pada awal tahun 2020 dan Februari 2021 yang diklaim terkendali dan semakin cepat. Padahal saat itu curah hujan yang mengguyur di Jakarta lebih ekstrem.

Berdasarkan paparannya, curah hujan yang terjadi pada Januari 2013 mencapai 193 mm per hari, sedangkan tahun Januari 2020 melesat hingga 377 mm per hari, serta Februari 2021 sebesar 226 mm per hari.

Hujan deras yang mengguyur saat itu merendam 599 RW pada tahun 2013, lalu 390 RW terendam pada 2020 dan 113 RW terkena banjir pada tahun 2021.

Baca juga: Terus Dikaitkan dengan Anies Baswedan, Senyum AHY Penuh Makna

“Kalau mengukur kinerja yang seperti ini, itu sebetulnya kinerja berbasis curah hujan. Kalau curah hujan semakin rendah, yah nggak ada banjir,” ujar Yayat dari Universitas Trisakti.

“Kalau dibanding tahun 2013 jumlah RW yang terdampak cukup besar dan area yang terkena cukup luas, karena di tahun 2013 normalisasi belum dilakukan dan Kampung Pulo belum diapa-apain (ditata seperti sekarang),” lanjutnya.

Menurut Yayat, banjir di tahun 2020 dan 2021 semakin terkendali karena beberapa lokasi yang rawan terjadinya banjir telah ditata oleh pemerintahan sebelum Anies.

Karena itu, potensi banjir semakin terkendali saat Anies menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Jadi ( banjir) berkurang di tahun 2020-2021, karena sudah ada di Kampung Pulo dan Pintu Air Manggarai dari dua sudah menjadi tiga. Jadi dampaknya berpengaruh terkait besarnya potensi banjir, sehingga hasil ini ( banjir 2021) karena performance yang sebelum dilakukan (2013-2017),” jelasnya.

 

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Pengamat Sebut Keberhasilan Anies Baswedan Tangani Banjir karena Jasa Jokowi dan Ahok

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved