Al-Qur'an Raksasa Selamat Dari Kebakaran Kubah Masjid Jakarta Islamic Center, Ini Sejarahnya

Bahkan, kelima orang tersebut nekat memasuki area Masjid JIC yang sudah dipenuhi oleh kobaran api dari reruntuhan kubah masjid. Menanggapi hal itu, H

Wartakota
Profil Kubah Jakarta Islamic Centre atau Masjid Jami' Jakarta Center yang mengalami kebakaran pada Rabu (19/10/2022) sore ini. Al-Quran raksasa di JIC berhasil diselamatkan dari kebakaran kubah masjid kemarin 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Al-Quran raksasa yang berada pada kejadian kebakaran kubah Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) berhasil diselamatkan.

Saat peristiwa kemarin, sejumlah orang merekam video yang di mana Al-Quran raksasa itu ditempatkan.

Al-Quran raksasa tersebut ditempatkan di sebuah meja kayu dengan etalase kaca.

Bahkan, kelima orang tersebut nekat memasuki area Masjid JIC yang sudah dipenuhi oleh kobaran api dari reruntuhan kubah masjid.

Menanggapi hal itu, Humas JIC Paimun Karim menjelaskan sejumlah orang yang mengamankan Al-Quran saat kebakaran terjadi merupakan para pekerja.

Baca juga: Kubah Masjid Jakarta Islamic Centre Yang Terbakar Sedang Direnovasi, 4 Pekerja Diperiksa Polisi

Menurut Paimun, sejak renovasi kubah dimulai para karyawan di lingkungan JIC jarang mengunjungi masjid raya yang terdampak kebakaran.

"Kita juga baru tahu tadi, ada teman-teman yang share videonya bahwa ternyata ketika api sudah mulai jatuh itu kan ada pekerja yang mengetahui di atas," kata Paimun di lokasi, Kamis (20/10/2022).

"Sekali lagi kita itu sejak renovasi nggak bisa naik ke atas, tidak merasa perlu naik ke atas, kecuali mungkin imam yang tinggal di atas, di belakang, kita selaku karyawan jarang naik ke atas, karena memang nggak ada apa-apa di masjid," sambungnya.

Selain mushaf Al-Quran raksasa, terdapat pula bedug masjid yang berhasil selamat dari kobaran api terletak persis di bagian depan ruang utama masjid.

Baca juga: Kesaksian Warga Koja Mengenai Terbakarnya Masjid Jakarta Islamic Center, Api Mengelilingi Kubah

Bedug dengan diameter 2,3 meter persegi tersebut digunakan saat memasuki waktu salat Jumat. Meskipun menurut Paiman, kini beduk tersebut sudah jarang digunakan.

"Bedug itu kita cari yang paling besar, rumahnya kita bangun khusus dengan ornamen JIC, nyari kulitnya dari kerbau air di sulawesi, diameter 2,3 meter depan belakang," ujarnya.

Beduk tersebut terbuat dari kayu pohon jati dengan keunikan ukiran nama-nama pencetusnya yang berjumlah 18 orang.

"Tapi bagi kita yang paling heroik itu adalah, menaikan bedug itu ke atas, karena dari bawah, dari truk kita naikan ke atas itu luar biasa itu. Tinggi tangganya sudah sedemikian rupa, ditarik, digeser, kita kasih tepung, naiknya berat sekali," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Sejarah Al-Quran Raksasa dan Beduk yang Selamat saat Kebakaran Masjid Jakarta Islamic Centre

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved