Dikeluhkan Karena Kerap Makan Korban, Jalan Rusak Jembatan Pemda Arah Bojonggede Akhirnya Mulus

Jalan rusak di Jalan Tegar Beriman sekitar Jembatan Kembar Pemda arah Bambu Kuning Bojonggede, Kabupaten Bogor akhirnya diperbaiki.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Jalan rusak di Jalan Tegar Beriman sekitar Jembatan Kembar Pemda arah Bambu Kuning Bojonggede, Kabupaten Bogor akhirnya diperbaiki, Jumat (21/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOJONGGEDE - Jalan rusak di Jalan Tegar Beriman sekitar Jembatan Kembar Pemda arah Bambu Kuning Bojonggede, Kabupaten Bogor akhirnya diperbaiki.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (21/10/2022), titik jalan yang sebelumnya rusak parah berlubang kini telah kembali mulus.

Terlihat bahwa perbaikan jalan oleh pihak terkait ini dilakukan dengan penambalan di area jalan rusak menggunakan lapisan aspal.

Padahal sehari sebelumnya pada Kamis (20/10/2022), kondisi jalan yang tak jauh dari Kantor Bupati Bogor ini rusak parah.

Bahkan diakui warga sekitar bahwa di lokasi tersebut hampir setiap hari terjadi kecelakaan karena permukaan jalan yang berlubang cukup dalam.

Area jalan rusak ini diperbaiki setelah warga ramai mengungkapkan keluhannya di media sosial karena jalan rusak di lokasi tersebut rawan kecelakaan khususnya bagi pemotor.

Diberitakan sebelumnya, kerusakan jalan di Jalan Tegar Beriman tak jauh dari Kantor Bupati Bogor di sekitar Jembatan Kembar Pemda arah Bambu Kuning Bojonggede, Kabupaten Bogor dikeluhkan para warga.

Sebab di titik jalan ini terdapat kerusakan jalan yang kerap memakan korban kecelakaan khususnya pengendara sepeda motor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Kamis (20/10/2022), di area jalan ini terpantau terdapat lubang-lubang menganga cukup dalam sehingga bergelombang parah dan tergenang saat diguyur hujan.

"Hampir setiap hari ada saja yang kecelakaan," kata Arif (31), salah satu warga sekitar kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (20/10/2022) kemarin saat jalan masih belum diperbaiki.

Arif mengatakan bahwa sudah cukup banyak pengendara yang jatuh di lokasi tersebut.

Bahkan pada Kamis (20/10/2022) sehari sebelum jalan tersebut diperbaiki, Arif mendapati kecelakaan pengendara motor masih terjadi di lokasi itu.

Dia menjelaskan bahwa kondisi paling sering terjadi kecelakaan adalah ketika hujan turun membuat titik jalan rusak tak terlihat imbas tertutup genangan air dipicu drainase jalan yang buruk.

Selain itu, para korban kecelakaan rata-rata pengendara motor yang melaju kencang dan tak sadar atau tak tahu ada lubang-lubang jalan menganga di lokasi tersebut.

"(Korban kecelakaan) Yang saya tolongin yang parah itu ada yang sampai berdarah sampai mukanya. Pas hujan deras, pas kegenang, dia kenceng, der mental sampai situ. Dia sampai gak sadar, pas sadar dia gak inget mau kemana dari mana. Langsung dibawa ke rumah sakit, dirawat," ungkap Arif.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved