Polisi Tembak Polisi

Sebut Permintaan Maaf Ferdy Sambo Tak Tulus Beda dengan Bharada E, Ayah Yosua : Dia Menganggap Remeh

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat menilai permintaan maaf Ferdy Sambo tak tulus. Samuel lantas membandingkannya dengan permintaan Bharada E

Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
kolase Instagram
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat menilai permintaan maaf Ferdy Sambo tak tulus. Samuel lantas membandingkannya dengan permintaan Bharada E dalam persidangan sebelumnya 

"Dari awal kami masuk ruang persidangan, saya langsung melotot ke arah mereka berdua (Sambo dan Putri). Dari sinar mata mereka itu masih ada terbesit sifat yang lalu, sifat waktu dia masih jadi Kadiv Propam," ungkap Samuel Hutabarat.

"Dia (Ferdy Sambo) masih menganggap remeh orang. Masih di bawah dia semua rasanya orang itu. Dari gestur tubuhnya tatapan matanya," sambungnya.

Beda dengan Bharada E

Berbeda dengan Ferdy Sambo, penilaian Samuel terhadap Bharada E yang notabene menembak Yosua sangatlah berbeda.

Diakui Samuel, Bharada E tulus meminta maaf kepada keluarganya.

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat kesal dengan pertanyaan pengacara Ferdy Sambo. Alhasil, Samuel pun mengurai jawaban telak atas pertanyaan dari Arman Hanis. Jawaban ayah Brigadir J itu pun disambut riuh pengunjung persidangan
Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat kesal dengan pertanyaan pengacara Ferdy Sambo. Alhasil, Samuel pun mengurai jawaban telak atas pertanyaan dari Arman Hanis. Jawaban ayah Brigadir J itu pun disambut riuh pengunjung persidangan (kolase Youtube)

Sebab bukan baru di persidangan saja Bharada E meminta maaf kepada keluarga Yosua.

Jauh sebelum persidangan, Bharada E dan keluarga besarnya bahkan sudah meminta maaf kepada Samuel sekeluarga.

"Bharada E pada bulan delapan, dari awal memang keluarga besar Bharada E langsung meminta maaf kepada saya, video call dengan saya waktu saya di Jambi. Seminggu entah berapa hari lagi, Bharada E tulis surat tangan sendiri untuk minta maaf. Jadi saya lihat keseriusan orang itu dan mengakui kesalahan," akui Samuel Hutabarat.

Hal itulah yang akhirnya membuat Samuel luluh di persidangan.

Saat Bharada E bersimpuh di kakinya, Samuel mengusap kepala sang terdakwa seraya menerima permohonan maafnya.

"Itulah kenapa saya respon minggu lalu, sampai Bharada E bersimpuh di hadapan kita itu kalau kita tidak memaafkan kita nanti yang salah. Menurut ajaran agama kita itu kita harus memaafkan orang yang sudah mengakui kesalahannya," pungkas Samuel Hutabarat.

Baca juga: Pengacara Ferdy Sambo Disoraki Pengunjung Sidang, Pertanyaan Arman Hanis Bikin Ayah Brigadir J Emosi

Isi Permintaan Maaf Sambo dan Bharada E

Untuk diketahui, Ferdy Sambo untuk pertama kalinya bertemu dengan keluarga Brigadir J di persidangan.

Dalam pertemuan itu, Ferdy Sambo membacakan permintaan maafnya di depan orangtua Yosua.

"Bapak dan ibu, saya sangat memahami perasaan ibu dan saya mohon maaf atas apa yang terjadi. Saya yakin, saya berbuat salah dan saya bertanggungjawab atas apa yang saya lakukan. Saya juga sudah meminta ampun terhadap Tuhan. Lewat persidangan ini saya ingin menyampaikan bahwa peristiwa yang terjadi adalah akibat dari kemarahan saya atas perbuatan anak bapak ke istri saya! Itu yang saya ingin sampaikan dan kita akan buktikan di persidangan," ungkap Ferdy Sambo dengan mata melotot dan suara tegas.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved