Bikin Nyawa Kucing Melayang, Pria di Matraman Terancam Pidana Penjara Sembilan Bulan

Seorang pria berinisial DS (47) harus berurusan dengan hukum. DS terancam sembilan bulan bui karena membunuh seekor kucing.

Editor: Yudistira Wanne
Dokumentasi Tim Rescue Damkar Kab. Bogor
Ilustrasi - Seekor kucing dibunuh oleh seorang pria di Matraman, Jakarta Timur. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Berhati-hatilah terhadap hewan peliharaan baik yang dimiliki pribadi maupun milik tetangga.

Seperti yang baru saja terjadi di Matraman, Jakarta Timur.

Seorang pria berinisial DS (47) harus berurusan dengan hukum.

DS terancam hukuman pidana selama sembilan bulan bui karena telah membunuh seekor kucing milik tetangganya.

 
Kapolsek Matraman, Kompol Tribuana Roseno, menjelaskan, yang bersangkutan dikenakan pasal yang mengaitkan dengan penganiayaan hewan hingga tewas.

"Sementara kita kenakan pasal 302 ayat 2 dengan ancaman hukumannya 9 bulan atau denda 300 ribu rupiah, pelaku kita proses tetap berlangsung dan yang bersangkutan kami kenakan wajib lapor," kata Roseno, Selasa (8/11/2022).

Diketahui sebelumnya, DS dilaporkan ke pihak kepolisian seusai melakukan pembunuhan terhadap satu ekor kucing hingga tewas dengan batu Conblock, pada Minggu (6/11/2022) siang kemarin. 

Roseno mengungkapkan, alasan DS membunuh kucing tersebut lantaran perasaan kesal disebabkan kerap kali ditemukan buang kotoran dan sampah makanan kucing di depan rumahnya.

"Pelaku ini sebenarnya kesal, karena di depan rumahnya sering ada kotoran, muntahan, hingga makanan kucing," kata Seno, Senin (7/11/2022).

Setelah melihat kucing tersebut melintas di dekatnya, pelaku langsung naik pitam, dan kemudian membunuhnya.

Pemilik kucing yang merupakan tetangga depan DS, menyadari peliharaannya tewas dibunuh, melaporkan kasus ini ke Polsek Matraman. Seusai mendapatkan laporan, Seno mengaku pihaknya langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

"Terlapor sudah datang ke Polsek Matraman dengan inisiatif sendiri," bebernya.

Ketika diamankan petugas, DS menangis meminta maaf ke pihak relevan, dan mengaku menyesal.

DS mengaku dirinya khilaf terkait perilakunya yang telah mengakibatkan seekor kucing tewas.

Lelaki yang saat itu ditemui di Polsek Matraman Jakarta Timur tengah menggunakan baju berwarna biru tersebut, hanya bisa menunduk malu di depan awak media perihal sikapnya.

"Assalamualaikum bapak dan ibu guru saya, masyarakat pecinta kucing, dan masyarakat matraman sekitarnya, saya mohon maaf atas kekhilafan yang telah saya lakukan dan saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi," kata DS, Selasa (8/11/2022).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved