Kronologi Wanita Berbaju Hitam Tertangkap Basah Nyopet di Pasar Pamijahan Bogor

Hal tersebut dilakukan karena belakangan di pasar tersebut kerap terjadi aksi pencopetan, sehingga para pedagang menjadi lebih waspada.

Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
istimewa
Seorang wanita berpakaian hitam diamankan warga karena kedapatan mencuri uang milik pengunjung Pasar Selasa, Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, PAMIJAHAN - Seorang ibu berinisial S diamankan warga karena kedapatan melakukan aksi pencopetan milik di Pasar Selasa, Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (8/11/2022) sekira pukul 08.30 WIB.

Kepala Desa Pamijahan, Kusnadi mengungkapkan, pelaku saat menjalankan aksinya sudah di awasi oleh para pedagang di pasar tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena belakangan di pasar tersebut kerap terjadi aksi pencopetan, sehingga para pedagang menjadi lebih waspada.

"Itu memang sekarang lagi marak kejadian copet, jadi orang pasar itu waspada sehingga setiap orang yang dicurigai itu diintai, kebetulan orang yang dicurigai ini lagi diintai, dibuntuti sama para pedagang itu, ada orang yang ditugaskan untuk menguntit," ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/11/2022).

Kusnadi mengungkapkan, pelaku yang mengaku warga Desa Galuga tersebut sebelum diamankan warga beberapa kali berusaha melakukan aksi pencopetan, namun usahanya gagal.

"Beberapa kali yang bersangkutan mencoba tapi tidak berhasil, tapi yang terakhir ini dia berhasil mengambil dompet salah satu pengunjung, jadi dompetnya sudah di tangan dia barulah ditangkap oleh orang pasar," ungkapnya.

Setelah berhasil diamankan, dari tangan wanita berbaju hitam itu berhasil ditemukan barang bukti dompet milik korban yang berisi Rp 500 ribu.

Lebih lanjut, kata Kusnadi, karena warga yang geram atas aksi pencopetan tersebut berusaha menghakimi pelaku pencopetan yang diperkirakan berusia 30 tahun tersebut.

Beruntung amarah warga berhasil diredam olehnya karena memang lokasi pasar tersebut berada tepat dibelakang kantor desa.

Dengan kejadian tersebut, Kusnadi menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat berbelanja di tempat keramaian.

"Saya menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati, karena ini kejadian bukan sekali ini saja, dan di beberapa pasar harian ini marak pencopetan dan itu kami melakukan pengawasan yang ketat bekerja sama dengan para pedagang untuk mengawasi dari kejahatan seperti itu," tandasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved