Polisi Tembak Polisi

3 Kekompakan Saksi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Sidang Brigadir J, Hakim Endus Setingan

Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
Kolase Kompas TV/Ist
Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan, pakai baju sama. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan.

Para bawah Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang diduga bersekongkol itu yakni Susi, Kodir, dan Damson.

Adanya persekongkolan di antara para ART demi meringankan hukuman Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ini juga sempat diendus oleh Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa.

Bukan cuma kompak memberikan keterangan yang diduga berbohong, para ART ini juga datang ke persidangan mengenakan baju yang sama.

Mereka juga diduga berbohong dan memberikan keterangn yang berbelit saat ditanya oleh hakim dan jaksa.

Bahkan saat ditanya oleh jaksa apakah mereka takut dan tertekan memberikan keterangan di depan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, para ART juga kompak menjawab tidak.

Berikut ini 3 kekompakan saksi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di persidangan yang diendus sebagai persekongkolan :

1. Lancar Saat Ditanya Pengacara

Hakim Ketua Wahyu Iman Santosa menyentil para ART Ferdy Sambo yang lancar ketika menjawab pertanyaan kuasa hukum dalam sidang pembunuhan Brigadir J, Selasa (8/11/2022).

Padahal sebelumnya, para ART terutama Susi dan Kodir tampak terbata-bata dalam menjawab pertanyaan dari hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Ini saksi-saksi ini lancar banget malam ini jawabannya, tadi waktu ditanya saya, ditanya JPU kaya sakit gigi semua. Terutama si Kodir ini, lancar banget jawabannya Dir," kata hakim.

Baca juga: Sambil Pejamkan Mata, Adzan Romer Ngaku Takut Sama Ferdy Sambo Jika Jujur Soal Kematian Brigadir J

"Besok kita masuk ketemu lho Dir. Lancar kaya gini enggak, Dir? Kamu kemarin macam sakit gigi kemarin ditanya. Bilang enggak tahu, ini ditanya pengacara cepat banget jawabnya," sambungnya.

Kemudian hakim pun mengingatkan para saksi untuk memberikan keterangan yang sejujurnya pada persidangan selanjutnya.

"Besok kita lihat, apakah saudara masih berbohong atau enggak," kata dia.

Tak hanya Kodir, hakim juga menyindir sekurity Ferdy Sambo yang bernama Damson.

"Termasuk si Damson tadi, tadi ditanya saudara terdakwa Ferdy Sambo PCR, ikut PCR, ditanya penasehat hukum, tidak tahu, haduh," kata hakim sambil menggelengkan kepala.

2. Kompak Jawab Tidak Takut dengan Ferdy Sambo

Pada persidangan Selasa (8/11/2022), jaksa penuntut umum (JPU) mengusulkan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tidak dihadirkan terlebih dahulu dalam sidang saat mendengar keterangan saksi.

Hal itu dikhawatirkan para saksi terutama Susi dan Kodir merasa takut untuk memberikan keterangan yang jujur karena ada Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Mendengar usulan jaksa tersebut, majelis hakim pun akhirnya bertanya langsung pada Susi dan Kodir, apakah kehadiran Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi akan membuatnya tertekan.

“Saudara Susi dan Kodir, Saudara tertekan enggak memberikan keterangan di depan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi?” tanya hakim.

Kedua ART tersebut kemudian diminta membuka masker saat menjawab pertanyaan dari hakim.

Baik Susi, maupun Kodir kompak menjawab jika mereka tidak merasa tertekan dengan kehadiran Ferdy Sambo dan istrinya.

 “Tidak, Pak,” jawab Susi.

“Tidak, Yang Mulia,” jawab Kodir.

Mendengar jawaban Susi dan kodir, akhirnya majelis hakim tetap membiarkan Putri Candrawathi dan suaminya berada di ruang sidang.

Baca juga: Ini Penampakan Dua Pisau yang Dibawa Kuat Maruf ke TKP Penembakan Brigadir J, Untuk Lindungi Sambo?

3. Pakai Kemeja Sama

Tak hanya kompak dalam memberikan keterangan, para ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi juga terlihat kompak dalam hal berpakaian saat bersaksi di persidangan.

Pada sidang Selasa (8/11/2022), Susi terlihat mengenakan kemeja putih dengan logo kuda berwarna hitam di dada kirinya.

Baju itu juga pernah dipakai oleh Susi di sidang sebelumnya pada 31 Oktober 2022 saat bersaksi untuk terdakwa Bharada E, namun berbeda di bentuk logonya.

Kemeja putih tangan panjang dengan logo di sisi kiri itu juga dipakai oleh ART lainnya, yakni Abdul Somad dan security Alfonsius Dua Lurang.

Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan, pakai baju sama.
Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan, pakai baju sama. (Kolase Kompas TV/Ist)

Ketiganya tampak kompak mengenakan kemeja putih dengan logo kecil di dada kiri tersebut.

Kemudian pada sidang hari ini, Rabu (9/11/2022), Susi kembali kompak mengenakan baju dengan motif yang sama dengan Kodir.

Meski mengenakan warna baju yang berbeda, namun kemeja yang dipakai memiliki logo sama, yakni kuda kecil berwarna hitam.

Pada keterangannya di sidang minggu lalu, Susi juga sempat ditanya jaksa mengenai kemeja tersebut.

Sebab kemeja yang ia kenakan mirip dengan yang dipakai Bharada E di persidangan.

Saat itu Susi mengatakan bahwa baju mereka memang sama karena dibelikan oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Ia pun mengklaim semua ART dan ajudan sering dibelikan baju yang sama.

"Saudara saksi, saya memperhatikan terdakwa ini kayaknya bajunya sama dengan baju saksi ini motifnya. Apa benar ini, sengaja dipakai?" tanya JPU di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

Dalam kesempatan itu, JPU meminta Susi dan Bharada E berdiri menunjukkan baju yang mereka pakai. Jaksa lalu menanyakan siapa pemberi baju tersebut.

"Berdiri dulu saudara terdakwa, kamu berdiri. Nah motifnya sama. Itu baju itu siapa yang berikan?" tanya JPU.

"Ibu sama Bapak," jawab Susi.

Susi mengatakan baju tersebut merupakan pemberian Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi kepada para ajudan dan ART-nya apabila ada acara-acara yang mereka hadiri.

"Setiap ada acara-acaranya semuanya ajudan ataupun ART selalu sama buat dibeliin baju ataupun seragam," kata Susi.

JPU lalu bertanya soal baju yang mereka pakai bersamaan hari ini. Jaksa bertanya apakah Susi dan Bharada E janjian mengenakan baju tersebut.

"Apakah saudara datang ke sini bersaksi ada janjian pakai baju tersebut?" tanya jaksa.

"Tidak ada," balas Susi.

Namun pada persidangan kali ini, apakah Susi dan ART Ferdy Sambo lainnya sengaja memakai baju yang sama?

Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan, pakai baju sama.
Para asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diduga bersekongkol dan berbohong saat bersaksi di persidangan, pakai baju sama. (Kolase Kompas TV/Ist)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved