Jubir Kemenlu Rusia Marah Ada Berita Hoax di Momen KTT G30 Bali: Wartawan Barat Harus Lebih Jujur
Ditanya tentang laporan itu, Lavrov mengatakan jurnalis Barat telah menulis kebohongan selama satu dekade bahwa Putin sakit. "Ini adalah jenis perma
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sejumlah pejabat dan Presiden berdatangan ke pertemuan KTT G20 di Bali.
Dari para petinggi negara tersebut ternyata ada kabar yang kurang mengenakkan.
Kabar itu dikatakan oleh Jubir Kemenlu Rusia Maria Zakharova, yang di mana ia mengatakan bahwa adanya berita hoax.
Berita palsu tersebut bahwa Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov membantah akan laporan dari Associated Press (AP), dirinya telah dibawa ke rumah sakit karena penyakit jantung.
Associated Press, mengutip pejabat Indonesia, mengatakan bahwa Lavrov dibawa ke rumah sakit setelah tiba di pulau Bali untuk mengikuti KTT G20.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memarahi wartawan Barat atas apa yang dia sebut sebagai laporan palsu.
Baca juga: Soal Insiden Iriana Terpeleset di Tangga Pesawat, Gibran Rakabuming Sebut Ibunya Kelelahan
"Ini tentu saja adalah puncak pemalsuan (berita palsu)," kata Maria Zakharova dilansir Reuters, Senin (14/11/2022).
Zakharova memposting video Lavrov, menteri luar negeri Presiden Vladimir Putin sejak 2004, duduk di luar di teras mengenakan celana pendek dan T-shirt sambil membaca dokumen.
Ditanya tentang laporan itu, Lavrov mengatakan jurnalis Barat telah menulis kebohongan selama satu dekade bahwa Putin sakit.
"Ini adalah jenis permainan yang bukan hal baru dalam politik," kata Lavrov, 72 tahun, dengan senyumnya.
"Wartawan Barat harus lebih jujur, mereka harus menulis kebenaran."
AP mengklaim Gubernur Bali mengatakan bahwa Lavrov dalam keadaan sehat dan telah dirawat di rumah sakit untuk pemeriksaan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rusia Marahi Wartawan Barat Bikin Berita Hoaks Menlu Lavrov Sakit di Bali