'Kalau Enggak, Mamaklah' Teriak Bidan Sebelum Bakar Ibu Tirinya Hingga Tewas
Berikut sederet fakta kasus Aparatur Sipil Negara (ASN) wanita di Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara, tega membakar ibu tirinya hingga tewas.
"Iya, sepertinya depresi karena beliau sejak 2013 jadi Kepala Puskesmas Hutagadong dan dua bulan terakhir beliau dipindahkan, mungkin karena jauh," ujar Kapolsek Sei Kanan, AKP Herry Sugiharto.
Sosok Pelaku
Camat Sungai Kanan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Syarifah Hafni menuturkan, pelaku dikenal sebagai sosok yang baik.
Selama bekerja, kata Syarifah, pelaku memiliki hubungan yang baik dengan atasan serta bawahannya.
"Selama ini ibu DH bekerja dengan baik dan juga bermasyarakat dengan baik."
"Suka menolong juga karena dia juga bidan menolong melahirkan dan selama jadi Kapus."
"Kalau menurut saya, dia orangnya loyalitasnya bekerja, sama bawahan atasan masih normal-normal saja," ujarnya, seperti dilansir Tribun-Medan.com.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta ASN Wanita Bakar Ibu Tiri hingga Tewas, Kesal Dihalangi Bunuh Diri hingga Sosok Pelaku