Gempa Bumi Cianjur

Pasca Gempa Bumi Cianjur, BMKG: Kalau Ada Pencurian Hati-hati Itu Rumahnya Bisa Roboh Janganlah Dosa

"Sudah retak atau bahkan rusak itu, mohon untuk tidak masuk lagi, tidak kembali lagi ke dalam rumah," kata dia dalam konferensi pers daring yang

TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Puluhan relawan tengah melakukan pencarian terhadap wanita hamil yang diduga tertimbun reruntuhan bangunan di Kampung Salaeuri, Desa Banjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur (23/11/2022) BMKG minta agar warga tak masuk ke dalam rumahnya pasca gempa bumi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Warga Cianjur, Jawa Barat yang terdampak bencana gempa bumi dihimbau untuk tidak masuk ke dalam rumahnya yang sudah dalam keadaan porak poranda.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Dwikorita Karnawati.

Menurutnya, kondisi yang demikian menjadikan bahaya akan muncul kapan saja, yang di mana sewaktu-waktu bisa terjadi.

"Sudah retak atau bahkan rusak itu, mohon untuk tidak masuk lagi, tidak kembali lagi ke dalam rumah," kata dia dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Perempuan berhijab ini menanggapi, kekhawatiran warga jika rumah yang ditinggal akan menjadi sasaran pencurian.

Ia pun mengingatkan, pencuri untuk tidak mencuri dalam kondisi rumah retak, karena rentan roboh.

Baca juga: Kisah Korban Gempa Cianjur Tidur Bareng 11 Mayat di Tenda Pengungsian, Terpal Bekas Jadi Pelindung

"Mohon kalau ada pencurian. Hati-hati itu rumahnya bisa roboh. Jadi ini ini bagi yang berminat untuk mencuri, janganlah ya, selain dosa juga rumah itu bisa roboh," ungkap Dwikorita.

Sebelumnya Deputi Geofisika BMKG, Suko Prayitno Adi mengatakan, ada total 171 gempa susulan terjadi di Cianjur hingga pukul 15.00 WIB.

Masyarakat diimbau tak perlu cemas, lantaran kondisi kegempaan mulai melemah.

Dilaporkan per Rabu sore, sebanyak 56.320 rumah mengalami kerusakan. Rumah rusak terdiri dari rumah yang rusak berat 22.241 unit, rusak sedang 11.641 unit, dan rusak ringan 22.090 unit.

Tak hanya itu, ada sebanyak 31 sekolah, 124 unit rumah ibadah, 13 gedung pemerintah, serta 3 rumah sakit mengalami kerusakan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BMKG: Jangan Mencuri Pascagempa Cianjur, Rumah Rawan Roboh

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved