Hadirnya Perpustakaan Diharapkan Jadi Pondasi Pendidikan, Hal Ini yang Harus Diperhatikan

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando berharap gedung layanan perpustakaan daerah dapat menjadi fondasi.

Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando mengatakan, literasi merupakan kemampuan seseorang dalam memproduksi barang dan jasa yang dapat bersaing di pasar global. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia ( Perpusnas), Muhammad Syarif Bando berharap gedung layanan perpustakaan daerah dapat menjadi fondasi pendidikan masyarakat.

Muhammad Syarif Bando menyampaikan bahwa dalam tujuan negara yakni mencerdaskan anak bangsa menjadi tanggung jawab seluruh komponen bangsa, baik eksekutif, legislatif, yudikatif, dan TNI/Polri.

"Dan kita semua yang hadir di sini adalah lem perekat untuk memperkuat persatuan sekaligus memastikan keutuhan NKRI di tengah gempuran hoaks. Kalau kita cerdas, maka kita sejahtera," ungkapnya.

Peningkatan transformasi digital menjadi fokus utama Presiden Joko Widodo dalam RPJMN 2020-2024 dan telah mengamanatkan upaya peningkatan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.

"Maka Perpusnas meningkatkan transformasi digital untuk mempercepat masyarakat mendapatkan akses ilmu pengetahuan," lanjutnya.

Meski begitu, lanjut Syarif, ilmu pengetahuan saja belum cukup. Dibutuhkan inovasi dan kreativitas untuk dapat menjadi pemenang di pasar global.

"Karena literasi tidak hanya sekadar baca tulis, melainkan memiliki kemampuan untuk memproduksi barang dan jasa yang mampu bersaing di kancah global," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Adin Bondar, mengatakan perpustakaan telah bertransformasi tak lagi hanya tumpukan buku, melainkan menjadi ruang terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, sekaligus tempat pembelajaran sepanjang hayat.

"Pemerintah pusat menggelontorkan DAK senilai Rp10 miliar untuk membangun sebuah infrastruktur fasilitas layanan perpustakaan di Kabupaten Mesuji agar lahir satu ruang terbuka bagi masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan, Perpusnas memiliki program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial yang menjadikan perpustakaan sebagai ruang terbuka bagi masyarakat.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved