Gempa Bumi Cianjur

Kedinginan, 2 Pengungsi Gempa Cianjur Meninggal Dunia, Istri Ridwan Kamil Ungkap Kondisi di TKP

Atalia menegaskan, kebutuhan pangan masih mencukupi di semua posko gempa Cianjur yang ia kunjungi, Selasa (29/11).

Editor: Yudistira Wanne
TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani
Korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat mulai mengalami keluhan penyakit (23/11/2022). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dua pengungsi korban gempa bumi Cianjur, Jawa Barat dikabarkan meninggal dunia, Selasa (29/11/2022).

Hal itu langsung disampaikan Ketua Jabar Bergerak, Atalia Praratya Kamil.

Atalia menegaskan, kebutuhan pangan masih mencukupi di semua posko gempa Cianjur yang ia kunjungi.

Menurutnya yang paling urgen saat ini adalah air bersih dan selimut atau jaket untuk pengungsi di malam hari.

Baca juga: Hilangkan Trauma Pasca Gempa Bumi Cianjur, Anak-anak di Benjot Mendapatkan Trauma Healing

Atalia mengaku mendapat laporan ada dua pengungsi meninggal dunia karena kedinginan di malam hari.

"Satu orang lanjut usia dan satu lagi balita," ujarnya.

Atalia juga mengatakan, masih melihat para pengungsi yang menggunakan air kolam untuk masih mandi dan berbagai kebutuhan utamanya. Selain pengadaan air bersih, sarana lain yang juga harus segera didirikan, ujar Atalia, adalah sarana ibadah, sarana pendidikan, dan sarana toilet umum.

"Kami meyakini bahwa pemerintah tidak akan mungkin untuk mampu menyelesaikan semua rekonstruksi ini seperti sedia kala dan waktu cepat. Oleh karena itu, saya menyarankan kepada teman-teman dari berbagai wilayah dan komunitas dari ikatan alumni dan lain sebagainya untuk fokus mempersiapkan juga terkait dengan bagaimana bisa menghadirkan sarana tersebut," katanya.

"Tapi teknisnya harus marathon jangan lari sprint, maksudnya bersambung kerja. Tim satu bergerak, ada yang istirahat, dan terus bergantian."

Baca juga: Kekurangan Jaket dan Selimut, 2 Pengungsi Gempa Cianjur Meninggal Dunia karena Kedinginan

Atalia menyambut baik ada pihak swasta dari Wings yang menyediakan mobil keliling untuk mencuci. "Saya haturkan terima kasih ada mobil yang keliling untuk mencuci dari swasta, jadi semua pihak termasuk swasta terus bergerak," katanya.

Hanri Bunjamin, perwakilan Yayasan Wings Peduli, mengatakan selain menyediakan mobil cuci keliling pihaknya juga men-support produk makanan dan minuman siap saji.

"Ada tiga unit mobil keliling di beberapa titik, mereka akan putar sesuai dengan kebutuhan. Jadi kita masuk ke beberapa tempat yang memang ada permintaan," katanya.

 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved