Gempa Bumi Cianjur

'Keselamatan Keluarga Sendiri Saja Belum Jelas' Cerita Ujang Pimpin Posko Pengungsian Gempa Cianjur

Walaupun keadaan Ujang sama menderitanya dengan para pengungsi, ia rela membantu dan memimpin posko tenda pengungsian tersebut. Hal itu bisa dikatakan

Penulis: Reynaldi Andrian | Editor: Damanhuri
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
Ujang Wandi salah satu warga Desa Gasol, Cianjur yang nekat menjadi pemimpin posko pengungsian karena rasa kebersamaannya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ujang Wandi, pria yang menjalankan amanahnya sebagai Koordinator Posko 2 gempa bumi Cianjur di Kampung Panahegan, menceritakan pengalamannya.

Ujang sendiri merupakan salah satu warga Kampung Panahegan RT 02/02, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Menjadi Koordinator Posko untuk Unjang bukanlah hal yang mudah.

"Saran-saran yang berbeda di setiap orangnya itu, terkadang bisa menjadi konflik tersendiri di tenda ini. Jangankan gitu, masalah anak yang berantem satu sama lain saja, cuma karena kalah main, bisa membuat masalah yang besar," kata Ujang kepada Tribunjabar.id, Selasa (29/11/2022).

Ujang pun sering kali harus diuji kesabarannya dalam menghadapi setiap orang yang berada di posko.

Tidak sedikit di posko juga warga-warga yang mengeluhkan tidak nyaman dikarenakan banyaknya gempa susulan dan kondisi serta situasinya yang berbeda seperti kesehariannya.

Ujang yang juga sebagai pemimpin posko itu harus sabar dan tabah menghadapi semua yang terjadi.

Walaupun keadaan Ujang sama menderitanya dengan para pengungsi, ia rela membantu dan memimpin posko tenda pengungsian tersebut.

Hal itu bisa dikatakan netkat, karena Ujang sendiri pasti punya perasaan dan pemikiran yang sama dengan korban lainnya.

"Mau bagaimana lagi, di keadaan seperti ini harus ada yang mengatur. Kalau tidak, semuanya tidak terkendali. Apalagi, perasaan warga saat ini sedang kacau. Tekanan ada di mana-mana," ucapnya.

Di tenda pengungsian yang dipimpinnya saat ini terdiri lebih dari 60 orang pengungsi.

Bahkan, pria berusia 43 tahun itu juga menceritakan di hari pertama kampungnya terkena bencana gempa bumi.

Saat itu, kata Ujang kondisinya sangatlah kacau, ratusan orang tampak terlihat kehilangan rumahnya secara tiba-tiba.

Korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat mulai mengalami keluhan penyakit (23/11/2022).
Korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat mulai mengalami keluhan penyakit (23/11/2022). (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Selain itu, banyak korban luka dan meninggal dunia juga berada disekitarannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved