Breaking News:

IPB University

Punya Inovasi Obat Herbal Antigout dan Yogurt Rosella, LKST IPB University Jalin Kerjasama Lisensi

Kerjasama ini mengantarkan inovasi Obat Herbal Antigout Bioluric dan Yoghurt Rosella kepada mitra yang dapat saling menguntungkan.

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University menjalin kerjasama dengan PT Biolife Indonesia untuk komersialisasi inovasi Obat Herbal Antigout Bioluric dan CV Sari Burton untuk komersialisasi inovasi Minuman Yoghurt Rosella. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB University menjalin kerjasama dengan PT Biolife Indonesia untuk komersialisasi inovasi Obat Herbal Antigout Bioluric dan CV Sari Burton untuk komersialisasi inovasi Minuman Yoghurt Rosella dengan Stevia dan Vitamin C.

Kerjasama dan pengembangan kedua inovasi tersebut telah dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Lisensi yang ditandatangani Wakil Kepala LKST bidang Inovasi dan Alih Teknologi, Dr Tri Prartono, Direktur Utama PT Biolife Indonesia, I Pongoh Kurniawan Kwan dan Direktur Utama CV Sari Burton, Edgina Burton.

Dr Tri mengatakan, LKST IPB University mengemban amanat untuk melakukan hilirisasi dan komersialisasi inovasi kepada mitra dan stakeholder.

Menurutnya, inovasi dan komersialisasi tidak dapat dipisahkan dan dalam prosesnya tidaklah mudah, sehingga diperlukan upaya dan kerjasama yang baik dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini mengantarkan inovasi Obat Herbal Antigout Bioluric karya Prof Dyah Iswantini Prantono dan inovasi Yoghurt Rosella karya Prof Irma Isnafia Arief kepada mitra yang dapat menjadi suatu kerjasama yang saling menguntungkan,” ujarnya saat sambutan.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Operasional PT Biolife Indonesia, Rahbudi Helmi, Apt, MKM menyampaikan proses percepatan komersialisasi harus dilakukan secara lengkap dan komprehensif dari hulu hingga hilirnya.

Ia mengapresiasi dan menyambut baik kerjasama tersebut.

“Biolife merupakan perusahaan yang masih baru dalam bidang herbal. Namun kerjasama yang terjalin dengan IPB University sangat baik. Kegiatan hari ini merupakan pertemuan I to I (Inventor dan Industri) yang Biolife perlukan,” kata dia.

Inventor BioLuric, Prof Dyah Iswantini menuturkan bahwa BioLuric dihasilkan dari perjalanan penelitian yang cukup panjang.

Sudah hampir 20 tahun hingga akhirnya menjalin kerjasama dengan PT Biolife.

Pada kesempatan ini, Prof Irma Isnafia juga mengungkap, inovasi yang diciptakannya berawal dari keresahan akan produk yoghurt yang berkualitas untuk anak-anak.

Produk Yoghurt Rosella merupakan persembahan dari Divisi Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan (Fapet) IPB University.

Sementara itu, Dekan Fapet IPB University, Dr Idat Galih Permana turut menyambut baik kerjasama ini.

Ia berharap kerjasama tersebut dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya, tidak hanya bagi IPB University tapi juga untuk masyarakat.

Senada, Dr Berry Juliandi, Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB University menyatakan dirinya sangat bangga telah ikut hadir dalam salah satu kisah sejarah di IPB University.

Ia berharap BioLuric dapat menjadi contoh salah satu produk inovasi yang berperan dalam terwujudnya techno sociopreneur di IPB University.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved