UMK Bogor 2023

UMK 2023 Kabupaten Bogor Diisukan Naik 10 Persen, Apindo: Kita Tunggu SK Gubernur

"Rekomendasi UMK Kabupaten Bogor 10 persen, sudah ditandatangan Plt Bupati," kata Rizal Renden saat dikonfirmasi pada Selasa malam. Meski kabar ini

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Para buruh Bogor berkumpul di depan Kantor Pemda Kabupaten Bogor, Selasa (29/11/2022) malam 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) 2023 Kabupaten Bogor dikabarkan diusulkan naik sebesar 10 persen.

Divisi Aksi Buruh Kabupaten Bogor, Rizal Renden mengklaim bahwa rekomendasi tersebut juga sudah ditandatangani Plt Bupati Bogor.

Rizal dan para massa buruh Bogor lainnya juga mengawal rapat pleno dewan pengupahan terkait usulan kenaikan UMK tersebut pada Selasa (29/11/2022) siang sampai malam hari.

"Rekomendasi UMK Kabupaten Bogor 10 persen, sudah ditandatangan Plt Bupati," kata Rizal Renden saat dikonfirmasi pada Selasa malam.

Meski kabar ini juga disertai beredarnya surat rekomendasi usulan kenaikan UMK atas tanda tangan Plt Bupati Bogor, namun sementara ini Pemkab Bogor belum mengeluarkan keterangan terkait hal ini.

Baca juga: UMK Bogor 2023 Diusulkan Naik 10 Persen Jadi Rp 5, 01 Juta, Naik Hampir Rp 800 Ribu-an

Menanggapi hal ini, Desi Sulastri selaku Koordinator Dewan Pengupahan Kabupaten Bogor dari unsur Asosiasi Pengusaha Indonesia ( Apindo) Kabupaten Bogor mengaku belum ada surat formil terkait hal itu kepada pihaknya.

"Terkait rekomendasi kita tunggu aja SK Gubernur, terkait isunya yang 10 persen karena kami sendiri secara formil tidak menerima surat tertulis untuk rekomendasi tersebut atau isi dari rekomendasi, kami juga sudah menyikapi isu tersebut untuk langsung mendatangi Pemerinah Provinsi untuk menyampaikan hasil berita acara kami kemarin dalam rapat pleno," kata Desi Sulastri kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Diberitakan sebelumnya, para buruh yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh Bogor menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja ( Disnaker) Kabupaten Bogor, Selasa (29/11/2022) siang.

Para buruh ini mengawal rapat pleno dewan pengupahan terkait rekomendasi kenaikan UMK 2023 antara Apindo, pemerintah dan buruh.

Massa sempat pindah ke depan gerbang Komplek Pemda, rapat pleno ini rupanya berjalan alot bahkan para buruh pun bertahan sampai malam hari.

"(Massa buruh bubar) Jam 22.00 WIB," kata Divisi Aksi Buruh Kabupaten Bogor, Rizal Renden.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved