Bulan Imunisasi Anak Nasional Capai 95,17 Persen, Pemkab Bogor Klaim Stunting Turun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengklaim angka stunting Kabupaten Bogor telah mengalami penurunan.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudistira Wanne
Istimewa
Pertemuan publikasi gizi balita tahun 2022 tingkat Kabupaten Bogor di Sukaraja, Kabupaten Bogor, Kamis (1/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, SUKARAJA - Bulan imunisasi anak nasional di Kabupaten Bogor telah mencapai angka capaian 95,17 persen.

Bersamaan dengan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor juga mengklaim bahwa angka stunting Kabupaten Bogor kini juga telah mengalami penurunan.

"Alhamdulilah capaian terakhir bulan imunisasi anak nasional di Kabupaten Bogor sudah mencapai target 95,17 persen dan berdasarkan data Dinkes angka stunting di Kabupaten Bogor per November 2022 berada diangka 4,78 persen," kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor, Hadijana kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).

Diketahui, persentase gangguan perkembangan anak atau stunting di Kabupaten Bogor ini pada tahun 2019 lalu sempat berada di angka 32,9 persen, kemudian turun menjadi 12,69 persen pada tahun 2021.

Hadijana mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Bogor untuk menurunkan angka stunting melalui intervensi spesifik seperti imunisasi, pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita serta pemantauan pertumbuhannya.

Serta dilakukan melalui intervensi sensitif seperti penyediaan air bersih, perbaikan sanitasi, peningkatan pendidikan, penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesetaraan gender.

"Kami Pemkab Bogor berkomitmen melakukan intervensi stunting secara menyeluruh demi tercapainya Bogor Bebas Stunting di tahun 2024," kata Hadijana.

Percepatan penanganan dan penajaman sasaran stunting pada tahun 2020 telah ditetapkan 38 desa dari 14 kecamatan, dan tahun 2021 sebanyak 68 desa di 26 kecamatan, serta tahun 2022 telah ditetapkan 104 desa di 34 kecamatan sebagai fokus intervensi stunting.

"Permasalahan stunting merupakan tanggung jawab bersama dan lintas sektoral. Untuk itu sinergi dan kolaborasi lintas sektor dan stakeholder perlu terus ditingkatkan untuk penanganan stunting yang lebih terintegrasi dan komperehensif. Pemerintah Pusat menargetkan turun 14 persen pada tahun 2024, dan Provinsi menargetkan sebesar 17,2 persen," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved