Mas Bechi Divonis 7 Tahun Penjara, Korban Berharap Banding Jaksa Dikabulkan Majelis Hakim

Dalam konferensi pers ini, M dihadirkan secara virtual oleh LPSK demi menjaga kenyamanan dan keamanan korban.

Editor: Damanhuri
Youtube channel Kompas tv
Penampakan Mas Bechi, anak kiai Jombang yang jadi tersangka kasus pencabulan santriwati saat menjalani pemeriksaan di Polda Jatim, Jumat (8/7/2022) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya telah menjatuhkan vonis kepada anak kiyai Jombang Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Mas Bechi.

Korban mengatakan vonis ini tidak mencerminkan rasa keadilan yang diharapkan oleh para korban.

"Ketika saya mendengar kabar (vonis) tujuh tahun, jujur saja saya pribadi ini tidak adil bagi kami," ujar M, salah satu korban dalam konferensi pers di Kantor LPSK, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Dalam konferensi pers ini, M dihadirkan secara virtual oleh LPSK demi menjaga kenyamanan dan keamanan korban.

Meski mengaku kecewa, M mengaku bersyukur terhadap vonis bersalah terhadap  Mas Bechi.

Menurut M, vonis ini membuktikan bahwa Mas Bechi terbukti melakukan pencabulan terhadap dirinya dan korban lainnya.

"Tapi saya menghargai keputusan yang mulia hakim. Dan saya bersyukur bahwa Bechi sah bersalah, resmi bersalah," ucapnya.

Dirinya juga mendukung langkah jaksa penuntut umum (JPU) yang mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi terkait vonis Mas Bechi.

"Saya berharap dengan diajukan banding, semoga bisa menambah hukuman kepada terdakwa dan bisa memberi efek jera," katanya.

"Saya berharap supaya tak ada kekerasan seksual lagi terutama di lingkungan pendidikan terlebih di lingkungan pesantren," tambahnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah menjatuhkan vonis 7 tahun terhadap Moch Subchi Azal Tsani (MSAT) alias  Mas Bechi setelah terbukti melakukan pencabulan santriwati di pondok pesantren di Jombang.

(Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi)

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved