IPB University

Ciptakan Inovasi Teknologi, Dosen IPB University Sukses Buat Warga Sukabumi Hemat Tagihan Listrik

Inovasi struk hemat listrik ini merupakan gabungan konsep ekonomi perilaku, efisiensi energi listrik, kontrol diri dan pembangunan berkelanjutan

Editor: Tsaniyah Faidah
Dokumentasi Humas IPB University
Enam warga Pelabuhan Ratu, Sukabumi berhasil menurunkan tagihan listriknya setelah menerapkan tips yang diberikan oleh dosen IPB University. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Beberapa warga di Desa Cikadu, Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat berhasil menjalankan program hemat listrik.

Ada enam warga yang berhasil menurunkan tagihan listriknya setelah menerapkan tips yang diberikan oleh dosen IPB University.

Dalam kegiatan Dosen Pulang Kampung yang dilaksanakan oleh Dr Aceng Hidayat, Dr Sari Putri Dewi dan Prima Gandhi, SP, MSi yang telah dilaksanakan selama empat bulan, warga menjadi paham cara meng hemat listrik.

“Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, banyak warga yang memiliki tagihan listrik yang membengkak. Struk hemat listrik menjadi sebuah inovasi praktik efisiensi energi karena menggunakan teknologi sederhana dan biaya murah. Sehingga bisa memberikan manfaat bagi warga Desa Cikadu Kecamatan Palabuhanratu Sukabumi,” ujar Dr Aceng.

Ia menjelaskan, struk hemat listrik ini didefinisikan sebagai struk tagihan listrik rumah tangga berwarna yang disertai dengan total konsumsi energi listrik per kWh per bulan.

Struk ini juga dilampiri total pemakaian daya warga lainnya dalam satu wilayah.

“Ini adalah salah satu inovasi yang dapat dilakukan untuk efisiensi penggunaan energi listrik. Inovasi struk hemat listrik merupakan gabungan konsep ekonomi perilaku, efisiensi energi listrik, kontrol diri dan pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dari kegiatan ini, tambahnya, ada enam warga yang benar-benar telah melaksanakan penghematan listrik yang berbeda kWh. Struk pembayaran yang sebelumnya tinggi kini mengalami penurunan.

“Penurunan pembayaran listrik tersebut dilakukan warga karena telah menggunakan listrik sesuai waktu dan tidak menggunakan alat listrik secara terus menerus. Mereka mematikan alat listrik yang sudah tidak digunakan,” tambahnya.

Dr Aceng menyampaikan penurunan pembayaran listrik karena warga telah menggunakan listrik secara efektif dan efisien. Sehingga manfaat tersebut dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Kami berharap, tidak hanya saat ada kegiatan ini saja warga melakukan penghematan listrik, namun perlu dilakukan secara berkelanjutan,” tandasnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sari Dewi.

"Terima kasih kepada warga Cikadu yang telah mengikuti kegiatan ini dari awal sampai akhir. Kegiatannya berjalan lancar. Semoga dapat bermanfaat untuk ke depannya. Jangan lupa untuk selalu menghemat penggunaan listrik," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved