Viral di Medsos

Kronologi Lengkap Bos WO di Bogor Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Bawahannya, Korban Dijebak

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan atasan kepada bawahannya kembali terjadi di Bogor, Jawa Barat.

Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
SHUTTERSTOCK
ilustrasi. kasus pelecehan seksual oleh Bos WO kepada bawahannya. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM — Kasus pelecehan seksual yang dilakukan atasan kepada bawahannya kembali terjadi di Bogor, Jawa Barat.

Kali ini seorang pekerja freelance mengaku mendapat pelecehan seksual dari atasannya.

Terduga pelaku diketahui merupakan owner perusahaan di bidang jasa.

Tak hanya itu, terduga pelaku diketahui merupakan salah satu MC yang cukup terkenal di wilayah Bogor.

Bahkan korban terduga pelaku ini bukan satu orang saja, melainkan sudah mencapai puluhan.

Dugaan pelecehan seksual itu dibagikan oleh akun Instagram tubagusagnia_ dan diposting ulang di Twitter hingga viral.

Tubagus menuturkan bahwa dugaan pelecehan seksual itu dialami oleh temannya sendiri.

Bahkan Tubagus dan terduga pelaku juga termasuk dekat karena pelaku merupakan owner dari pekerjaan freelance-nya di bidang jasa.

“Pelaku juga adalah salah satu MC di banyak event di Bogor. Walaupun begitu, Saya belum mengetahui detail terkait track record pelaku yang ternyata ia dalah seorang predator sex (secara subjektif saya menyebut). Sampai akhirnya saya tau hari itu juga ketika aksinya dilakukan,” kata Tubagus pada postingannya di Insta Story.

Ia mengatakan, kejadiaan pelecehan seksual itu dilakukan pada Sabtu 26 November 2022.

Pada hari itu tim yang dinaungi oleh terduga pelaku mengerjakan dua event sekaligus di wilayah Bogor.

“Kebetulan saya bersama 3 orang tim dicabut menjadi tim di salah satu weding organizer lain. Event kami ada di Sentul. Di hari bersamaan, pelaku mengajak korban untuk menjadi LO-MC,” kata Tubagus lagi.

Baca juga: Viral Bos WO di Bogor Diduga Lakukan Pelecehan ke Anak Buahnya, Ini Kata Polisi

Korban pun menuruti pembagian tugas itu karena profesionalisme bawahan terhadap atasan.

Bahkan korban tak menaruh rasa curiga ketika diminta untuk datang lebih awal.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved