Gempa Bumi Cianjur

Perjalanan Pengirim Bantuan Korban Gempa Cianjur ke Wilayah Pedalaman, Terpaksa Menginap di Hutan

Agar sampai ke lokasi pedalaman, sejumlah relawan harus menembus hutan dengan motor trail untuk mengirim bantuan ke korban gempa bumi Cianjur.

Editor: Tsaniyah Faidah
Istimewa
Beban yang cukup berat dengan kondisi jalan yang sulit yang dihadapi para relawan saat mengirim bantuan ke wilayah pedalaman terdampak gempa bumi di Cianjur. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Perjalanan pengirim bantuan untuk korban gempa bumi Cianjur ke wilayah pedalaman bukan hal yang mudah.

Akses yang sulit ditempuh menjadi tantangan tersendiri agar pengungsi di lokasi terisolasi mendapat bantuan.

Tokoh masyarakat di Kabupaten Cianjur, Deni Sunarya, mengatakan, di Kecamatan Cugenang masih ada beberapa titik yang terisolasi.

Kondisi jalan hanya bisa ditembus dengan kendaraan roda dua bahkan jalan kaki.

Melihat kondisi itu, ia turun tangan untuk memberikan bantuan terhadap warga di wilayah yang sulit dijangkau itu.

Agar sampai ke lokasi, Deni Sunarya yang lebih dikenal sebagai Mang Gawel itu mengendarai sepeda motor trail.

Sejak hari pertama gempa, Mang Gawel bersama sejumlah rekan-rekanya menembus lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang.

"Bawa bantuan bagi warga yang terdampak gempa bumi," ucap Mang Gawel saat akan menuju lokasi terisolasi di Kecamatan Cugenang, Kamis (1/12/2022) malam.
Setiap kali menuju ke lokasi terisolasi, Mang Gawel bersama timnya membawa bantuan seberat 30 kilogram hingga 50 kilogram untuk dibagikan kepada warga.

Bantuan yang dibawa pria berusia sekitar 52 tahun itu di antaranya beras, pakaian, terpal dan obat-obatan serta sejumlah bahan pokok lainnya.

Baca juga: Peduli Korban Gempa Cianjur, Komunitas Sepeda Bogor Berdonasi dengan Cara Gowes Keliling

Tak jarang beban yang cukup berat dengan kondisi jalan yang sulit membuat Mang Gawel dan timnya terjatuh dari motor.

Bahkan karena jarak yang cukup jauh, dia bersama rekannya itu terpaksa menginap di hutan.

Titik terisolasi yang sudah dikunjungi untuk memberikan bantuan, yakni di Kampung Pasir Ipis, Cihikeuw wetan, dan Desa Sarampad.

"Ke lokasi yang terisolasi ini memang harus pakai motor. Meski pakai motor trail tetapi masih cukup sulit, ditambah dengan kondisi cuaca sekarang yang sering hujan," kata dia.

Meski saat ini sejumlah lokasi terisolasi itu sudah tersentuh bantuan, namun Mang Gawel yang juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Cianjur itu masih tetap mengirimkan bantuan.

"Saya sama tim masih terus menyisir lokasi-lokasi yang terisolasi, d ibeberapa titik yang memang belum menerima bantuan," ucapnya.


Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Cerita Sulitnya Tembus Wilayah Terisolasi Akibat Gempa Cianjur, Kadang Harus Bermalam di Hutan

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved