Proyek Hotel Sayaga Mangkrak, Ketua DPRD Kabupaten Bogor : BUMD Perlu Ditutup ?
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyoroti kinerja PT Sayaga Wisata yang kini dianggap jauh dari harapan.
Penulis: Muamarrudin Irfani | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Muamarrudin Irfani
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyoroti kinerja PT Sayaga Wisata yang kini dianggap jauh dari harapan.
Bahkan, pembangunan Hotel Sayaga yang dibangun PT Sayaga Wisata dengan menelan anggaran hingga Rp 65 miliar hasil Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2019 dan 2021 lalu itu kini mangkrak.
Hotel Sayaga yang berada di Jalan Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor kini tak jelas nasibnya.
Menanggapi hal tersebut, Rudy Susmanto meminta kepada pembina BUMD untuk transparan melaporkan fakta yang terjadi tentang kondisi BUMD Kabuparen Bogor saat ini.
"Jangankan Hotel Sayaga, tentunya BUMD punya pembina, pembina BUMD harus transparan memberikan laporan kepada pimpinan tertinggi yaitu Plt Bupati Bogor," ujar Rudy Susmanto kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).
"Sampaikan kondisi, realita kondisi BUMD kita saat ini, mana yang sehat mana yang harus perlu digenjot dan mana yang perlu diobati dan harus ada langkah khusus," tambahnya.
Menurutnya, keberadaan BUMD wisata tersebut seperti hidup enggan, mati tak mau.
Sebab, selama berdirinya hingga saat ini belum memberikan deviden bagi pemerintah daerah Kabupaten Bogor.
Dengan begitu, ia meminta kepada pembina BUMD agar bisa memilah dan menentukan arah kedepan untuk mendorong BUMD yang memiliki potensi yang bagus.
"(Sayaga) dibilang maju belum optimal, dibilang mundur masih ada. Kita butuh ketegasan dari seluruh BUMD yang ada, mana yang perlu didorong, mana yang perlu ditutup," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/Pembangunan-Hotel-Sayaga-di-Jalan-Tegar-Beriman-mangkrak.jpg)