Drama Korea

Sinopsis Money Heist: Korea - Joint Economic Area Part 2, Im Ji-yeon Perankan Karakter Baru 'Seoul'

Money Heist: Korea - Joint Economic Area mengisahkan Korea Selatan dan Korea Utara yang menjajaki reunifikasi secara damai.

Editor: khairunnisa
Youtube netflix
Money Heist versi Korea tayang di Netflix hari ini. Simak sinopsis hingga daftar pemainnya 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Intip sinopsis drama Korea terpopuler Money Heist: Korea - Joint Economic Area Part 2.

Money Heist: Korea - Joint Economic Area Part 2 dijadwalkan tayang pada 9 Desember mendatang.

Seperti diketahui, Money Heist: Korea - Joint Economic Area Part 1 telah tayang pada 24 Juni lalu di Netflix.

Cerita dalam Money Heist: Korea - Joint Economic Area Part 2 merupakan kelanjutan bagian pertama yang dirangkum dalam enam episode.

Serial ini diadaptasi dari tayangan fenomenal La Casa de Papel ( Money Heist) yang digemari di seluruh dunia.

Money Heist: Korea - Joint Economic Area mengisahkan Korea Selatan dan Korea Utara yang menjajaki reunifikasi secara damai.

Percetakan Uang Unifikasi Korea didirikan untuk menetapkan mata uang baru yang diharapkan dapat membuat penduduk mencapai taraf hidup yang layak.

Namun pada kenyataannya ini memperkaya golongan tertentu saja.

Bagian pertama mengikuti berbagai upaya lihai para perampok membobol sistem pengamanan gedung percetakan uang hingga menjalankan operasi mereka dari dalam.

Sementara itu gugus tugas yang dibentuk oleh aparat Korea Utara dan Selatan terus berusaha menjegal percobaan perampok dan menangkap mereka.

Trailer pertama Money Heist: Korea - Joint Economic Area Part 2 telah dirilis hari ini, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Siap-siap Kejutan di Alchemy of Souls Season 2, Intip Bocoran Sinopsis Drama Korea Tentang Nak-su

Dalam trailer memperlihatkan kekacauan situasi di dalam maupun di luar gedung percetakan uang.

Profesor (Yoo Ji-tae) sebagai otak perampokan bersiap mengambil keputusan besar.

Sementara itu, gesekan di dalam gugus tugas serta keterlibatan politikus yang ingin mengorbankan para sandera membuat situasi semakin penuh ketegangan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved