Kantor Nasdem Aceh Dilempari Telur Busuk, Demokrat Sebut Pelakunya Pembenci Anies: Memalukan!

Kejadian lempar telur busuk ke kantor DPW Nasdem Aceh terjadi pada pagi tadi menjelang jalan sehat bersama Anies Baswedan.

Editor: Tsaniyah Faidah
Kolase
Demokrat menyebut pembenci Anies Baswedan di Aceh yang melempari Kantor DPW NasDem dengan telur busuk. Menurutnya ini adalah tindakan yang memalukan. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kantor Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Aceh di Jalan Prof Ali Hasyimi, Pango, Banda Aceh, dilempari telur busuk hingga kaus kaki pada Sabtu (3/12/2022).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan perbuatan oknum tak bertanggungjawab tersebut sangat memalukan.

Herzaky menegaskan perbedaan pandangan dan pilihan harusnya dibalas dengan adu argumen, bukan malah melemparkan telur busuk.

"Memalukan. Perbedaan pandangan dan pilihan dalam demokrasi harusnya disikapi dengan adu argumen dan saling lempar pendapat, bukan adu jotos, ataupun lempar telur busuk," kata Herzaky di Twitternya, Sabtu.

Herzaky menyebut aksi tak terpuji tersebut tak mungkin diproses aparat sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tidak netral.

"Mau mengadukan perilaku ini ke aparat pun mungkin tak bermanfaat karena presiden sudah tak netral," ujarnya.

Adapun kantor partai besutan Surya Paloh itu di  Aceh dilempari telur hingga kaus kaki busuk pada Sabtu pagi.

Ketua DPW Partai NasDem  Aceh Teuku Taufiqulhadi mengatakan kejadian tersebut terjadi pada pagi tadi menjelang jalan sehat bersama Anies Baswedan.

"Hari ini pembenci Anies di Aceh melempari Kantor DPW NasDem dengan telur busuk. Pagi-pagi sekali, penjaga kantor NasDem terkejut sekali ketika melihat halaman kantor NasDem penuh dengan telur busuk dan kaus kaki busuk," kata Taufiq dikutip dari Serambinews.com.

Menurut Taufiq tak hanya kantor Partai NasDem, lapangan tempat pertemuan jalan sehat dengan Anies juga dilempar teluk busuk.

"Tindakan pembenci Anies dan NasDem ini sudah di luar batas kewajaran akal sehat semua orang  Aceh. Karena tindakan seperti itu, dalam kegiatan politik  Aceh, belum pernah terjadi," ujar Taufiq.

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved