Motif Warga di Bogor Bikin Video Mengaku Imam Mahdi Ratu Adil Terungkap, Ini Alasannya

ereka bertiga diketahui berinisial W, R dan M yang mana dua orang diantaranya berasal dari Karawang dan satu lagi asal Bogor. 

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Lansia yang heboh di media sosial mengaku sebagai Imam Mahdi, Ratu Adil hingga Ratu Sunda di Jonggol, Kabupaten Bogor akhirnya meminta maaf. 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Lansia yang heboh setelah membuat video mengaku Imam Mahdi, Ratu Adil dan Ratu Sunda di wilayah Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor telah diperiksa oleh para tokoh agama dan pihak lainnya di Kantor Kesbangpol Kabupaten Bogor.

Mereka bertiga diketahui berinisial W, R dan M yang mana dua orang diantaranya berasal dari Karawang dan satu lagi asal Bogor. 

Motif mereka dalam membuat video yang dinilai meresahkan tersebut pun sudah gali olah pihak-pihak seperti perwakilan dari MUI, Kemenag, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) didampingi pemerintah dan Polisi.

Tokoh agama perwakilan dari Kemenag Kabupaten Bogor, Roby Samsi menjelaskan, dari keterangannya video dibuat itu tidak melibatkan orang lain.

"Motivasi atau pun niat apa yang dilakukan oleh mereka bertiga memang murni semata-mata yang melakukan hanya mereka bertiga, tidak melibatkan orang lain," kata Roby Samsi kepada wartawan, Rabu (7/12/2022).

Ketiga orang di video heboh tersebut mengaku video dibuat setelah melihat dan mencermati kondisi saat ini yang banyak bencana seperti gempa.

Mereka dengan pemahamannya beranggapan harus kembali kepada ' Imam Mahdi.'

"Jadi mereka dengan pemahaman beranggapan kembali kepada Imam Mahdi, jadi ada bahasa Imam Mahdi," kata Roby Samsi.

Minta maaf

Lansia yang heboh di media sosial mengaku sebagai Imam Mahdi, Ratu Adil hingga Ratu Sunda di Jonggol, Kabupaten Bogor akhirnya meminta maaf.

Permintaan maaf ini disampaikan oleh wanita berinisial W, salah satu dari tiga orang yang terlibat dalam video viral tersebut di Kantor Kesbangpol Kabupaten Bogor, Rabu (7/12/2022).

Permintaan maaf secara terbuka disampaikan setelah persoalan ini ditindaklanjuti bersama-sama melibatkan berbagai pihak seperti perwakilan MUI, Kemenag, Forum Kerukunan Umat Beragama, Kesbangpol dan perwakilan Polisi.

Dalam permintaan maafnya, W mengaku bahwa dalam video heboh tersebut dirinya yang mengaku sebagai Ratu Adil, Imam Mahdi dan Ratu Sunda.

"Waktu video kemarin, saya mengaku Ratu Adil Imam Mahdi Ratu Sunda. Sekarang saya enggak sekali-kali lagi ngelakuin yang itu. Meminta maaf sebesar-besarnya ke semua yang ada di dunia ini," kata W disaksikan para pihak yang hadir.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved